Gagas Gerakan Anti Curanmor, Polsek Kalidoni Terapkan Polri Presisi

Gagas Gerakan Anti Curanmor, Polsek Kalidoni Terapkan Polri Presisi

Setelah main-main ke Polrestabes Palembang, saatnya Molzania main-main juga nih ke Polsek terdekat yaitu Polsek Kalidoni. Soalnya rumah Molzania ada di wilayah Kalidoni. Alhamdulillah, pas ke sana Pak Kapolsek sedang ada di tempat. Jadilah Molzania berkesempatan untuk mewawancarai beliau sebentar.

Ini kali pertama Molzania mewawancarai Kapolsek. Asli rasanya deg-degan banget. Padahal Pak Kapolseknya baik, loh. Beliau juga ramah dan fasih berbicara Bahasa Palembang. Polsek Kalidoni saat ini dipimpin olehPak Dwi Angga Caesario, P.P., S.I.K., M.Si. Beliau tergolong baru menjabat sebagai Kapolsek. Tepatnya sejak bulan Februari 2022.

Sekilas Profil Kapolsek Kalidoni

Berasal dari Yogyakarta, beliau sudah ditugaskan di Kota Palembang sejak tahun 2014. Kapolseknya masih muda banget, loh. Pak Angga kelahiran tahun 1993 which is saat ini beliau masih berusia 29 tahun. Pak Kapolsek Angga lulusan PTIK tahun 2013. Setahun setelahnya Pak Angga ditugaskan di daerah Polda Sumatera Selatan. Berkerja sebagai Kasat Intel.

Berfoto sama Kapolsek Kalidoni

Kapolsek Kalidoni ini tergolong orang yang berprestasi loh. Buktinya dia dapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah S2 Universitas Indonesia. Setelahnya pada tahun 2017, Pak Angga ditempatkan di Ogan Komering Ilir (OKU) Selatan.

Tiga tahun kemudian, pada tahun 2020 beliau pun terpilih sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Sudan. Penempatan tersebut membuatnya harus belajar Bahasa Arab. Dikarenakan di Sudan, orang-orang di sana menggunakan Bahasa Arab. Nah bulan Februari lalu, masa penugasannya berakhir. Setelahnya beliau pun menjabat Kapolsek Kalidoni.

Gagas Gerakan Anti Curanmor, Terapkan Polri Presisi

Walaupun tergolong baru, Pak Angga sudah membuat berbagai kebijakan untuk keamanan di wilayah Kalidoni. Salah satunya apa yang beliau sebut sebagai Gerakan Anti Curanmor. Di kelurahan Kalidoni, kriminalitas yang sering terjadi adalah pencurian kendaraan bermotor. Intensitasnya cukup sering. Bisa dua kali sehari.

Baca Juga:  The Reason of Why I Loved Vampire

Umumnya yang dicuri adalah motor. Kejadiannya sendiri biasanya di area minimarket seperti Alfamart dan Indomaret (*sebut merk). Tentu saja kerugian materil tersebut tidak hanya meresahkan pengunjung minimarket, tetapi juga pengelolanya. Bahkan masyarakat sekitar pun merasa tidak tenang oleh komplotan maling ini.

Kapolsek Kalidoni Dwi Angga Caesario

“Parahnya mereka sampai membawa mobil box untuk mengangkut kendaraan curian.” kata Pak Angga miris. Bahkan komplotan pencuri juga menggunakan peralatan khusus untuk membuat motor menyala dalam hitungan detik. Sampe segitunya, loh.

Alhasil Pak Angga sebagai Kapolsek Kalidoni pun memerintahkan jajarannya untuk berpatroli hingga ke gang-gang kecil. Polsek Kalidoni membuat tiga tim khusus yang bergantian jaga untuk pengamanan. Masing-masing tim terdiri dari dua orang. Sehari ada satu tim pagi dan satu tim malam.

Sementara itu, lewat gerakan anti curanmor polisi membagikan kunci ganda di masing-masing minimarket. Nantinya mereka akan memberikan kunci ganda tersebut kepada pengunjung untuk dipakai. Sehingga minimarket pun menjadi lebih aman dan nyaman. Kunci-kunci ganda tersebut bisa diperbanyak sesuai dengan kebutuhan.

Alhamdulillah, menurut Pak Angga selama dua minggu percobaan tidak ada laporan pencurian yang masuk ke kepolisian. Tentu saja Polsek Kalidoni juga mengharapkan kerjasama dari tokoh masyarakat dan warga Kalidoni agar tindak kejahatan pencurian motor bisa dikurangi atau bahkan ditiadakan. Aamiin.

Ternyata Ada Fasilitas Disabilitas di Polsek Kalidoni

Saat berkunjung ke Polsek Kalidoni, Molzania melihat-lihat sejumlah fasilitas disabilitas yang ada di sana. Ternyata sudah ada beberapa diantaranya sudah tersedia kursi roda. Sementara itu, di depan kantoe Polsek sudah tersedia kotak saran yang disesuaikan tingginya untuk dapat dijangkau oleh disabilitas daksa.

Fasilitas Disabilitas di Polsek Kalidoni

Memang belum sepenuhnya fasilitas di Polsek dapat menjangkau seluruh jenis disabilitas. Pak Angga bercerita polisi masih memerlukan bantuan pihak keluarga untuk dapat membantu disabilitas. Terutama dalam hal berkomunikasi, misalnya dengan disabilitas rungu atau wicara.

Baca Juga:  Pengalaman Pertama Kali Ikut Syuting Part 2 : K.A.G.O.K

Ohya, Pak Angga juga bercerita kalau dirinya juga punya adik laki-laki yang berstatus disabilitas daksa. Saat ini adiknya tinggal bersama kedua orang tuanya di Yogyakarta. Wah, kapan-kapan ajak main ke Palembang, ya Pak?

Alamat Polsek Kalidoni :

Jl. Dr. Sutami, Sei Selayur, Kec. Kalidoni, Kel. Kalidoni
Palembang 30161
No. Telp. 0711-718101
IG : @polsek_kalidoni 

169 Views

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar