diet turun berat badan
Lomba

Cara Menurunkan Berat Badan ala Disabilitas. Hingga 10 Kilo++!!

CARA DISABILITAS FISIK MENURUNKAN BERAT BADAN 10 KILO LEBIH – Beberapa tahun terakhir, berat badan Molzania membengkak. Rata-rata naik 1-2 kilo tiap tahun. Baju rasanya udah pada gak muat lagi. Merasa gak pede sama diri sendiri. Minder kalau melihat bentuk badan sendiri di Youtube. Boom! Pandemi Corona bikin semua berdiam diri di rumah.

Teringat sebuah jokes atau candaan di kala pandemi. Bahwa berdiam diri di rumah bisa membuat badan jadi melebar. Saat lebaran tiba, badan pun ikut lebaran. Tapi ternyata itu tak berlaku bagi Molzania. Justru pandemi bikin Molzania menjajal hobi dan komitmen baru. Sebuah langkah menuju hidup yang lebih baik dan sehat. Kok bisa?

Komitmen Turun Berat Badan Tanpa Obat

Obesitas sejak kecil sebenarnya membuat Molzania tidak terlalu memikirkan soal berat badan. Meskipun kadang sebutan si cacat gemuk kerap membuat telinga menjadi panas. Sesekali sempat coba-coba diet sendiri. Nggak makan seharian. Hasilnya badan tetap segitu-segitu aja. Diet yang Molzania terapkan hanya mampu berlangsung beberapa hari saja.

Di rumah, mama Molzania tidak membatasi makanan yang dimakan. Nasi, lauk pauk dan kue-kue boleh dimakan sampai kenyang. Sekali makan pempek, bisa sepuluh butir. Sesekali memang diingatkan untuk tidak makan terlalu banyak. Tapi namanya juga manusia, kadang suka khilaf. Pas sekolah dulu, badan anehnya tetap stabil di angka 64 kilo. Tergolong kelebihan berat badan, tapi angkanya relatif stabil.

Pas tamat kuliah, situasi pun berubah. Dihitung-hitung per tahun, bisa naik 1-2 kilogram. Puncaknya tahun 2016 Molzania terkena penyakit hipertensi berat. Penyebabnya selain karena keturunan dan kecapekan, kata dokter juga diakibatkan kegemukan. Bahkan ketika melakukan pemeriksaan rekam jantung, dokter sempat komplain bahwa jantung Molzania lemaknya tebal. Sehingga alatnya sulit untuk mendeteksi.
Baca Juga:  Happy Birthday, Haru!

Jujur mendengar semua hal itu, bikin Molzania ketakutan. Dari situ mulai berusaha untuk mencari tahu bagaimana cara supaya bisa mencapai berat badan yang ideal. Tentunya ini tidak mudah. Bahkan berat badan pun sempat kembali naik. Nyaris menyentuh angka 70 kilogram. Qadarullah, tahun lalu bertepatan dengan situasi pandemi, Molzania akhirnya berhasil menemukan cara diet dan olahraga yang tepat. Tentunya semuanya tidak bisa instan.

Fat Secret, Aplikasi Penghitung Kalori Serbaguna

Bertemu pada aplikasi Fat Secret bagaikan dreams come true. Kalau gak salah karena nonton Youtube Channelnya Yulia Baltschun. Dari kak Yulia pula, Molzania akhirnya tahu bahwa hal mendasar untuk turun berat badan itu defisit kalori. Artinya kalori masuk lebih kecil dari kalori yang dikeluarkan. Nah, aplikasi Fat Secret bisa membantu kita untuk memperkirakan asupan kalori yang kita dapat dari makanan.

aplikasi fat secret

Lewat aplikasi Fat Secret, kita tinggal memasukkan nama makanan yang kita makan. Di sana tersedia berbagai macam masakan Indonesia dan mancanegara. Aplikasi ini ternyata membantu sekali untuk Molzania. Jadi tahu kapan kita harus berhenti makan dan kapan makanan kita ternyata kurang. Batasannya tentunya dari angka BMR dan TDEE kita. BMR itu batas bawah, sementara TDEE batas atas.

Fyi, Molzania menghitung angka BMR dan TDEE dari kalkulator online saja.
BMR itu basal metabolism rate artinya kalori minimal tubuh untuk dapat bekerja.
Sementara itu TDEE itu gabungan antara angka BMR dan aktivitas harian kita.
Tentunya angka setiap orang berbeda-beda.

Angka BMR dan TDEE ini tentunya tidak sama persis. Hanya angka prakiraan saja. Namun lumayan banyak membantu. Dalam tiga hari Molzania mencoba konsisten menggunakan aplikasi Fat Secret, langsung turun tiga kilo. Bahagianya… eits ternyata kita tak boleh senang dulu. Diet defisit kalori bukan diet yang instan. Molzania harus mengalami banyak ujian dan rintangan yang menghadang di masa depan. Alhamdulillah, semuanya sudah berhasil diatasi dengan baik.

Baca Juga:  Menghidupkan Sastra Palembang

Olahraga Wajib untuk Mempercepat Metabolisme Bagi Disabilitas Fisik

Salah satu hambatan bagi disabilitas fisik seperti Molzania ialah olahraga. Sehari-hari saat berjalan saja sudah sulit dan bikin gampang lelah. Mana bisa olahraga kayak orang-orang yang bergerak dengan bebas kesana-kemari. Fyi, Molzania termasuk orang yang memiliki keterbatasan alat gerak secara fisik. Di rumah, Molzania berjalan menggunakan walker. Kalau di luar rumah jalannya jauh, ya terpaksa pakai kursi roda.

Saat berusia 3,5 tahun, Molzania terkena radang otak. Penyakit ini membuat syaraf keseimbangan Molzania terganggu. Berjalan saja sudah banyak protapnya. Harus setapak demi setapak. Tidak bisa cepat, apalagi berlari. Untuk bisa berjalan dengan baik, emosi harus stabil. Disenggol sedikit saja, sering jatuh terduduk. Cedera dan luka entah sudah berapa kali. Tak terhitung saking banyaknya.

Molzania sering banget jatuh terduduk mengenai bokong. Padahal area itu termasuk yang mudah cedera. Kalau jatuh terus-menerus akibatnya bisa lumpuh. Semuanya karena Molzania ceroboh dan gak konsentrasi saat berjalan. Atau pikiran sedang melayang-layang entah kemana. Atau sedang merasa kesal atau terlalu senang. 🙁

Masalahnya menjelang bulan keenam memutuskan diet defisit kalori, badan tiba-tiba mentok angka timbangannya. Sudah diupayakan banyak hal, masih juga mentok di angka 59 kilogram. Hal ini berlangsung selama empat bulan. Akhirnya Molzania coba konsultasi dengan seorang ahli gizi. Dia menyarankan Molzania untuk mencoba cara baru biar metabolismenya bisa kembali bekerja.

Tak dinyana, saat iseng mencari di Google, Molzania bertemu dengan olahraga chair cardio. Olahraga ini memungkinkan seorang disabilitas fisik seperti Molzania untuk bergerak. Sesuai namanya, olahraga ini dilakukan sambil kita duduk di atas kursi. Sejak saat itu, Molzania menjalani olahraga chair cardio yang ternyata lumayan beragam jenisnya. Ada HIIT, cardio with weight which is pake dumbbell, pilates, barre, zumba hingga aerobik.

Salah satu fitness influencer yang Molzania sukai yaitu Caroline Jordan. Semua tutorial olahraga di Channel Youtubenya memang khusus ditujukan untuk orang disabilitas dan cedera. Dalam waktu satu bulan, angka timbangan kembali turun. Olahraganya empat sampai lima kali seminggu. Durasinya 30 menit hingga 1 jam. Molzania juga rajin membeli healthy kit untuk menunjang olahraga.

Baca Juga:  Yang Muda Yang Memimpin Bangsa

Healthy Kit untuk Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Selama setahun belakangan, didukung oleh komitmen yang kuat, Molzania berusaha untuk membeli beberapa peralatan olahraga dan diet. Belinya tentu dengan cara dicicil, satu demi satu, karena beberapa diantaranya mencapai ratusan ribu. Lumayan menguras kantong untuk orang dengan berpenghasilan tidak tetap seperti Molzania. Berikut beberapa daftar lengkapnya:

Digital Bodyscale alias timbangan berat badan merk Perfin seharga Rp. 79.000.

Sengaja pilih yang digital biar gak ribet. Dapet bonus tali pengukur lingkar perut.

timbangan badan perfin cara menurunkan berat badan

HONOR Band 5 Smartband alias jam tangan pintar untuk menghitung kalori dan detak jantung. Harganya Rp. 399.000.

honor band 5

Dumbbell 1 kg untuk berolahraga kardio angkat beban. Harganya Rp. 30.000.

dumbbell

Bonkyo digital food scale up to 5 kg alias timbangan makanan. Harganya Rp. 79.900.

digital food scale

XIAOMI MI Scale 2 timbangan body fat terbaru milik Molzania. Harganya Rp. 248.767.

mi scale 2

Kesimpulan : Sukses Turun 10 Kilo Lebih

Beneran! Cara menurunkan berat badan untuk disabilitas fisik ialah sabar dan konsisten. Menurunkan berat badan dengan cara alami artinya mengurangi lemak di tubuh. Tidak pernah ada yang instan untuk semua hal. Selama setahun ini, rutin melakukan olahraga dan pola makan serta defisit kalori, Molzania berhasil menurunkan berat badan 10 kilogram lebih. So happy, hobi baru di rumah Molzania kali ini membawa perubahan. Pandemi terbukti tidak membuat tubuh jadi lebar-an.

Transformasi Bentuk Badan

Dengan rutin berolahraga, kaki Molzania jauh lebih kuat dan sehat. Sekarang jadi gak mudah jatuh lagi. Selain itu, badan terasa lebih enteng pastinya. Alhamdulillah..  

Tentunya ini tak akan pernah mudah untuk semua orang. Pun Molzania seringkali mengalami berbagai ujian dan hambatan. Namun untuk kebaikan masa depan, harus siap berkorban. Naik dan turun timbangan adalah hal biasa. Sekarang Molzania merasa badan jauh lebih sehat dan bugar. Beli baju baru gak lagi ribet cari ukuran, he he. Tugas Molzania berikutnya ialah maintenance berat badan. Mempertahankan lebih sulit daripada merebut. Doakan tetap konsisten ya, sobat. ^^

379 Views

6 Komentar

Tinggalkan Balasan