Opini

Tantangan Ramadan: Nulis Blog Rutin Selama 30 Hari

Tugas utama seorang blogger apalagi kalau bukan buat konten di blog? Biasanya Molzania sebulan isinya cuma maksimal 5 artikel di blog ini. Tapi sepanjang ramadan Molzania mencoba mengikuti 30 Day Writing Challenge. Tahun 2019 ini ramadan kedua Molzania mengikuti event serupa. Kalau tahun lalu, Molzania menulis bareng Kompasiana. Tahun ini Molzania ikutan event yang diadakan oleh Blogger Perempuan Network.

30 Day Writing Challenge merupakan tantangan menulis blog satu artikel selama 30 hari dengan tema tulisan yang telah ditentukan. Tadinya Molzania malah ingin ikutan dua event sekaligus, ternyata nggak sanggup mamen. Soalnya Molzania juga harus mengerjakan project lain diluar event challenge ini. Niat awalnya ikutan challenge kan ingin have fun saja. Kalau terpaksa takut hasilnya nggak bagus juga.

Alhasil sepanjang ramadan ini Molzania mencoba menulis sesuai tema yang diberikan oleh Blogger Perempuan Network. Banyak suka dukanya nih ikutan challenge serupa ini. Diantaranya mempush otak supaya bisa dapat ide cerita dalam waktu singkat. Alhamdulillahnya sih batas maksimal kata dalam artikel yang disyaratkan hanya 300 kata. Kalau lancar satu jam kurang bisa kelar.

Kesulitannya sejauh ini yang Molzania rasakan ialah ngumpulin mood untuk nulis rutin setiap harinya. Selama ini Molzania kalau bikin artikel biasanya nggak langsung ditulis. Dikumpulin dulu di otak, riset keyword sebentar, nulis ide tulisan, baru deh ditulis beneran ke dalam postingan blog. Dengan mengikuti challenge ini, Molzania jadi dipaksa untuk nulis mentah-mentah apa yang ada di otak.

Semuanya demi DEADLINE tulisan, guys. Molzania itu orangnya benci banget nulis mepet-mepet deadline. Kadang kalau memang jadwalnya padat, ya terpaksa juga ikutan jadi pejuang deadline. Kebanyakan lama sebelum deadline tulisannya udah jadi. Diendapin dulu beberapa hari. Diedit sana dan sini. Baru deh tayang di blog. Apalagi untuk lomba ya, beuhh pokoknya semua mesti perfect.

Semenjak ikutan “30 Days Writing Challenge” ini Molzania mesti benar-benar atur waktu buat nulis. Sempat-sempatnya bikin schedule di alarm biar nggak lupa harus gimana. Soalnya Molzania orangnya pelupa parah. Jadi mesti diingatin alarm. Belum lagi bawaan puasa yang penginnya cuma tiduran di kasur doang. Hahaa.. ya deh, demi kepuasan diri Molzania ikutan challenge. Jadinya yah dinikmatin saja.

Harapannya sih kedepan blog ini semakin banyak visitornya. Molzania bukan mau berkeluh kesah juga sih di tulisan ini. Tapi tulisan ini tuh untuk tema tulisan “Mengisi Waktu Selama Ramadan”. Biar terlihat beda dari peserta lain, kenapa nggak bahas challengenya sendiri. Toh masih berhubungan kan? Soalnya kalau bahasan lain kayaknya sudah pernah dibahas di blog ini (atau di Kompasiana?). Masa harus cerita yang sama lagi. Hehe.

 

Kalian sendiri pernah ikutan challenge serupa? 

Suka dukanya gimana nih? Cerita dong di kolom komentar.. ^^

89 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *