Resep Pentul Ikan Palembang Praktis dan Enak

sate palembang

RESEP PENTUL IKAN PALEMBANG – Kata siapa wong Palembang tidak punya sate? Di sini ternyata ada beberapa kuliner yang disebut juga sate. Kalau di Madura, orang biasanya menyebut ayam yang ditusuk dan dipanggang, lalu diberi kuah kacang dengan sebutan sate. Atau di Padang, tetapi di sana sate terbuat dari daging, bumbu kuahnya pun kaya rempah-rempah.

Berbeda dengan di daerah lain, sate Palembang ada yang terbuat dari ikan. Cara membuatnya ada yang dikukus, ada pula yang digoreng. Jika dikukus dinamakan sate ikan alias sate iwak. Sementara itu ada pula sate di sini yang terbuat dari ikan, ayam atau daging, tetapi cara masaknya digoreng. Ialah namanya sate pentul khas Palembang.

Bacaan Lainnya
RESEP SATE PENTUL IKAN PALEMBANG
Penamaan sate pentul berasal dari bentuk satenya yang mirip pentol. Makanya ada pula yang menamakan ini sate pentol.

Nah pada resep sate pentul palembang kali ini, Molzania akan menyajikan resep sate pentul ikan khas palembang yang terbuat dari ikan gabus. Cara membuatnya mudah dan praktis, tetapi rasanya enak. Ciri khas lain sate pentul palembang ialah terdapat campuran rebung dalam adonan satenya. Jadi teksturnya akan sedikit berbeda ketika digigit.

Sekilas sate Palembang ini, bentuknya mirip bakso. Bahan pembuatannya pun menggunakan tepung sagu. Tetapi sate pentul ini ditusuk menggunakan tusukan kayu yang ujungnya berbeda. Tusukan kayunya sedikit lebih besar. Tidak lurus, akan tetapi ujungnya dibelah di tengah jadi empat bagian. Kalian akan mengetahuinya dari video tutorial resep sate pentul ikan Palembang di bawah ini.. selamat mencoba! ^^

Baca Juga:  RESEP JONGKONG Praktis dan Lembut. Cocok untuk Jualan!

Resep Sate Pentul Ikan Palembang Praktis dan Enak

Bahan-Bahan:

150 gram Rebung Parut

1 batang Daun Bawang

300 gram Ikan Gabus Giling

40 gram Sagu

2 sdm Santan Kental

2 butir Telur

4 siung Bawang Merah

3 siung Bawang Putih

Minyak untuk menggoreng

bahan-bahan sate pentul
Bahan-bahan untuk membuat sate pentul.

Bumbu-Bumbu:

1 sdt Garam

1 sdt Ketumbar Bubuk

1/2 sdt Merica

1/2 sdt Kunyit Bubuk

1/2 sdt Kaldu Jamur

1/2 sdt Gula Pasir

Perlengkapan:

Tusuk Pentul Kayu

Cara Membuatnya:

  1. Rendam atau rebus rebungnya dengan air mendidih hingga layu, terus dikasih garam. Tujuannya supaya tidak langu.
  2. Ikan gabus giling kita campur dengan seluruh bumbu-bumbunya. Aduk hingga merata.
  3. Masukkan bawang merah dan bawang putih yang sudah diiris tipis. Aduk-aduk lagi.
  4. Tuang santan ke dalam adonan pentul. Aduk-aduk lagi hingga merata.
  5. Tambahkan telur, lalu aduk-aduk lagi.
  6. Rebung kita iris-iris memanjang, daun bawangnya kita potong kecil-kecil.
  7. Masukkan ke dalam adonan sate pentul, lalu tambahkan sagu separuhnya dulu sambil terus diaduk.
  8. Tuang sisa sagu, aduk hingga merata.
  9. Berikutnya adonan kita sematkan di tusuk pentul. Sebelumnya tangan kita beri minyak dulu biar tidak lengket. Jangan lupa dipadatkan biar tidak ambyar.
  10. Goreng pentul hingga berwarna kuning keemasan.
  11. Pentul ikan pun siap untuk disajikan.

Tradisi Makan Sate Pentul Palembang 

Nah, mudah bukan cara membuat pentul ikan Palembang ini? Untuk orang Palembang, sate ini biasa dijadikan lauk teman makan nasi kebuli atau nasi minyak. Tradisinya nasi kebuli biasa dihidangkan saat ada hajatan, ngobeng atau di hari Jumat. Ini termasuk kuliner khas Palembang yang legendaris. Cobain deh makan sate wong kito ini dengan nasi kebuli. Pasti rasanya jauh lebih sedap!

Baca Juga:  Resep Sate Ikan Kukus Palembang Enak dan Praktis

Oh ya, sate pentul ini juga biasanya ada di acara pernikahan orang Palembang. Dijadikan makanan ala prasmanan gitu, deh. Hi hi.. unik ya sate khas Palembang. Namanya sate, bukan dipanggang tetapi digoreng. Mirip kayak mie goreng, namanya digoreng tapi kok direbus.

Sekian artikel dari Molzania. Mudah-mudahan bermanfaat untuk sobat semuanya. Jangan lupa bagikan resep ini di sosial media, agar kuliner Palembang tetap lestari. Sampai ketemu lagi di artikel resep masakan Palembang berikutnya. ^^

1,928 Views

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *