Lomba

Pahlawan Dunia Akhirat

Ketika
kecil, usia dibawah lima tahunan, aku pernah ditanyai seseorang tentang
cita-citaku. Kujawab bahwa cita-citaku menjadi pahlawan. Maksudnya yang
kumaksud pahlawan itu ialah menjadi Power Rangers. Adegan Power Rangers yang
hebat memukau diriku yang masih lugu. Anak kecil suka berimajinasi yang
tinggi-tinggi, dan aku termasuk salah satunya.
Menjelang dewasa, cita-citaku tidak
berubah. Yaitu menjadi seorang pahlawan. Namun definisi kata “pahlawan”
berubah. Pahlawan tidak lagi superhero warna-warni seperti yang sering kutonton
di televisi. Tetapi orang yang berbuat kebajikan, dan berani berkata benar. Pahlawan
itu ada kalanya berbuat salah karena itu manusiawi. Pahlawan ialah orang yang
terus-menerus belajar agar menjadi benar menurut landasan dan ajaran agama.
Teringat satu judul lagu yang
beberapa waktu lalu dijadikan jingle untuk sebuah iklan. Judulnya Hero,
dipopulerkan oleh Mariah Carey. Amanah yang disampaikan dalam lagu itu ialah
setiap kita bisa menjadi pahlawan. Menurutnya sikap pahlawan sejati itu berasal
dari hati. Bila kita lebih banyak menggunakan hati, maka kita akan mudah
tersentuh. Bila kita mudah tersentuh, maka kita juga mudah menolong orang lain.
Di dalam Al-Quran, Allah memerintahkan
kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah
sementara. Sebagai muslim, tujuan kita tentu saja akhirat karena kehidupan di
sana abadi. Setiap orang yang berbuat baik dapat disebut pahlawan. Setidaknya
pahlawan bagi dirinya sendiri.
Pahlawan itu tanpa pamrih. Jadi
bila sudah berniat menolong orang, jangan pernah mengharapkan orang itu akan
membalas kebaikan kita. Jadilah pahlawan karena Allah. Dengan meniatkan apapun
kebaikan kita hanya karena Allah, maka kita bisa memaknai segala yang kita
lakukan dengan lebih baik lagi.
Susah-susah gampang menjadi
pahlawan. Seorang pahlawan tidak butuh pengakuan, akan tetapi yang terpenting
baginya ialah action. Diawali dari sebuah niat yang tulus, lalu diwujudkan
dengan tindakan. Maka, setiap orang bisa menjadi pahlawan,
Cara sederhananya bisa dimulai dari
diri sendiri. Sebagai seorang blogger, setiap harinya saya selalu meluangkan
waktu untuk menulis. Tulisan saya lebih banyak berisi kata-kata yang
memotivasi. Serta berbagai pengetahuan yang mungkin menarik dan menambah
wawasan pembaca. Meski belum bisa maksimal, saya harap apa yang saya lakukan
mendekati sifat-sifat kepahlawanan. Bagaimanapun, lewat blogger saya bisa
berbagi pengalaman kepada siapa saja yang mengunjungi blog saya.
Intinya mulailah dari apa yang kita
sukai. Bila kita mempunyai minat di suatu bidang, niatkan segalanya untuk
berbagi. Entah lewat ilmu, tenaga, atau bahkan lewat tulisan. Sedikit-sedikit
lama-lama menjadi bukit. Berbuatlah kebaikan untuk diri dan sekitarmu agar
sukses menjadi pahlawan dunia akhirat.
*diikutsertakan dalam lomba blog Dompet Dhuafa*
121 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *