Haji 2020 di Bawah Bayang-Bayang Corona
Diary,  Opini

Haji 2020 di Bawah Bayang-Bayang Corona

Pernah ngebayangin sesuatu yang kalian idam-idamkan sejak lama, lalu kalian rintis dan menunggu hampir sepuluh tahun lamanya. Selama itu kalian berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin. Hingga ketika waktunya tiba, ternyata impian kalian terancam tidak dapat terwujud oleh sesuatu yang tak terduga?

Sesuatu itu bentukannya kecil sekali dan tak kasat mata. Sesuatu yang ternyata mematikan nan berbahaya. Umat manusia terancam. Kalian berharap semua ini hanyalah mimpi buruk. Saat kalian mencubit diri sendiri, rasanya sakit. Oh.. tidak, Ini kenyataan yang harus kalian hadapi. Kalian tak kan pernah dapat berpaling.

Sepenggal kisah yang Molzania tulis di atas bukanlah adegan film horror atau thriller. Namun sebuah kenyataan yang terjadi di kehidupan Molzania. Jika kalian pernah menonton film “Contagion” yang menceritakan tentang kehidupan manusia yang dihantui oleh virus mematikan tak kasat mata. Maka itu yang sedang terjadi di bumi kita ini.

pandemik corona

Virus Corona menjadi wabah abad 21 yang oleh WHO disebut sebagai pandemi. Menyebar pertama kali dari Wuhan, China, dan konon berasal dari Kelelawar. Puluhan ribu telah tewas karena penyakit ini. Mengancam perekonomian banyak negara. Bahkan beberapa negara mengisolasi dirinya, seiring dengan banyaknya warga yang tewas.

Sekarang virus tersebut masuk ke Indonesia. Presiden memerintahkan agar penduduknya bertahan di rumah masing-masing. Ikutan mengisolasi diri, hanya keluar untuk membeli makanan. Bahkan kegiatan ibadah, sekolah dan berkerja dihentikan.

Novel Coronavirus bak monster yang tak terlihat. Padahal ia hanya sekecil virus, namun sanggup menyebabkan pneumonia dan kerusakan saluran pernafasan parah. Belum ada satupun ilmuwan yang mengetahui karakteristik virus ini dan bagaimana mutasinya. Semuanya masih dalam penelitian.

Baca Juga:  Paid Events vs Unpaid Events: It's All Not About Money

Korban-korban yang terus bertambah setiap harinya tentu menimbulkan kecemasan. Sampai dengan tanggal 6 April, jumlah korban di seluruh dunia sudah mencapai satu juta lebih. Sementara itu yang sembuh baru ada seperenamnya saja. Belum ada satupun obat, melainkan hanya mengandalkan imunitas tubuh belaka.

 

Arab Saudi Menunda Persiapan Haji 2020 

Pertanyaan awal Maret lalu terjawab sudah. Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait haji 2020. Bukan pembatalan sih tepatnya. Tapi sudah cukup tegas. Mereka menunda persiapan haji hingga entah kapan. Akibatnya Molzania dan keluarga yang mendapatkan porsi haji tahun ini makin gelisah.

Imbasnya kegiatan manasik haji yang rutin dilakukan setiap minggu selama beberapa bulan ini juga ditiadakan. Minggu kedua bulan Maret lalu menjadi manasik terakhir kami. Rasanya campur aduk. Antara bingung, kesal dan pasrah.

manasik haji terakhir
Kenangan Manasik Haji Terakhir Sebelum Ditunda

Saat manasik haji terakhir kemarin, beberapa jamaah meneteskan air mata. Suasananya sendu banget. Molzania berusaha untuk tetap tersenyum, tapi susah. Om Feri yang jadi ketua KBIH Miftahussalam menenangkan para peserta. Beliau berkata meski nanti haji tahun ini batal. Insha Allah akan diberangkatkan tahun depan.

“Dalam hal tahapan pelunasan BPIH dan persiapan proses keberangkatan haji tahun 2020 telah dilaksanakan, keberangkatan Jamaah Haji ke Arab Saudi ditentukan oleh perkembangan COVID 19 dan pengumuman resmi Pemerintah Arab Saudi tentang pelaksanaan ibadah haji tahun 2020.”

“Apabila terjadi penghentian pelaksanaan ibadah haji oleh Pemerintah Arab Saudi, Jamaah Haji yang telah melunasi BPIH tahun 1441H/2020M akan menjadi PRIORITAS keberangkatan untuk musim haji 1442H/2021M.” Om Feri membacakan secarik kertas pengumuman dari Kemenag Sumsel. Kata-katanya sedikit menenangkan hati kami semua.

Berangkat haji dari Indonesia bukan perkara mudah. Selain daftar tunggu yang lama, biayanya juga nggak sedikit. Proses menabung, mendaftar, menunggu hingga bertahun-tahun. Ketika tiba waktunya, tinggal sedikit lagi, malah seperti ini. 

Baca Juga:  Travelling dan Disabilitas

Ini sudah menjadi bagian dari takdir Allah SWT. Molzania jadi teringat bunyi salah satu ayat dalam Alquran, “Tidak ada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya.” (Qs. Al-Hadiid: 22).

Pun bunyi hadits Rasulullah yang berbunyi, “Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga dia beriman kepada qadar baik dan buruknya dari Allah, dan hingga yakin bahwa apa yang menimpanya tidak akan luput darinya, serta apa yang luput darinya tidak akan menimpanya.” (HR. Tirmidzi.)

Ini menegaskan bahwa wabah Corona sudah Allah gariskan terjadi pada masa ini. Kita manusia hanya bisa menjalaninya dan berupaya sebisa mungkin menghindar dari wabah. Tidak ada yang tahu hari esok. Hanya bisa berdoa semoga Allah segera mengangkat wabah mematikan ini.

 

Pembatalan Haji Oleh Arab Saudi

Tahu tidak? Ternyata haji juga pernah dibatalkan dan tertunda oleh keputusan Arab Saudi selama beberapa kali sepanjang sejarah. Diantaranya untuk tahun-tahun berikut ini:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Source: Bisnis.com

 

Mimi, How are You?

Molzania jika sedang merasa sedih dan galau, Molzania pasti akan bertanya meminta pendapat mimi. Mimi itu panggilan Molzania untuk mama. Pastinya beliau saat ini juga sedang berduka. 

“Jadi gimana mi, kalo haji tahun ini dibatalkan?” tanya Molzania hati-hati. Diluar dugaan ternyata Mimi sangat tabah. Jawabannya sangat menenangkan hati Molzania, “Bukan mimi yang hendak membatalkannya, tapi diluar kemampuan mimi. “.

Manusia bisa berencana, Allah-lah yang menentukan. Benar kata mimi. Ini sudah bukan kemampuan kami. Kami sekeluarga cuma bisa bersiap-siap. Seandainya memang dibatalkan, ya berarti menunggu tahun depan. Mungkin ini memang keputusan yang terbaik. Insha Allah. 

Baca Juga:  4 Negara yang Ingin Dikunjungi Suatu Hari Nanti

Coba bayangkan di tengah suasana haji, lalu outbreak virus menyebar dengan pesat ditengah lautan orang yang sedang khusyu’ beribadah (duh, mudah-mudahan jangan sampe ya Allah T_T ). Tentu saja ibadah jadi tidak akan khusyu’ lagi. Manusia hanya bisa berikhtiar. Toh kejadian haji yang dibatalkan bukan hanya tahun ini. Menurut catatan, haji juga pernah ditiadakan beberapa kali sepanjang sejarah. 

Masih ada harapan untuk tahun depan, kan? Insha Allah. Jauh di lubuk hati memang masih sedikit berharap. Wabah Corona segera berlalu selepas Ramadan. Molzania dan keluarga tidak sendirian. Mudah-mudahan kepasrahan dan doa jutaan jamaah haji seluruh dunia diijabah Allah SWT. :’)

399 Views

42 Komentar

  • Inna Riana

    duh sabar ya mba, sedih juga karena batal berangkat haji. bapak mertuaku juga batal berangkat. tempo hari ga ikut manasik lagi karena diopname. eh pas sembuh udah ga ada lagi manasiknya. semoga bisa berangkat di tahun berikutnya ya aamiin

  • @nurulrahma

    Wabah covid ini mengajarkan banyaaaakkk banget hal untuk kita semua, ya. Pelajaran ikhlas + sabar + bergantung hanya kepada ALLAH azza wa jalla.
    InsyaAllah, ini ibadah yg tertunda, dan akan terlaksana di momen yg terbaik ya.

    • Ade UFi

      Datang ke Mekkah itu kan kita berarti sebagai tamu Allah. Undangan itu datang dr Allah, baik beupa haji ataupun umroh. Tapi kalau kata Allah kita belum siapnjd tamu Allah, walau tinggal besok berangkat, kita tak akan bs datang, Mba. Lain lagi jika Allah berkehendak. Mau wabahnya kayak apa, bahkan hal yg tak mgkn sekalipun kita pasti sampai ke rumah Allah. Hebat kalau Mimi sudah berlapang hatu dlm kondisi spt ini. Insya Allah kalau memang tamu Allah pasti kesana, Mba. ^_^

  • Evi

    Pembatalan ibadah haji untuk kebaikan bersama. Semoga Mimi akan selalu dibukakan pintu oleh Allah agar bisa berangkat haji setelah wabah ini berlalu. Sama-sama kita berdoa

  • Nchie Hanie

    Bulan lalu Bosku baru pulang dari Mekkah, pas pesawat terakhir sebelum di lock down.
    Tapi kasian banget temen yang lagi umroh sempet ga bisa pulang beberapa hari disana..

    Semogaa cepet berlalu, sedih rasanya, jika bertahun-tahun sudah menabung buat haji eh malah tertunda gara2 wabah global ini.

  • Ririe

    Semoga pandemi covid 19 ini segera berlalu ya Mbak, semoga pelaksanaan haji 2020 ini tetap dilaksanakan meski dengan sederet SOP baru utk keamanan dan kesehatan. Smeoga Mbak Molzania dan keluarga diberikan kesematan dan kemampuan utk melaksanakan ibadah haji dengan khidmat. Tahun ini juga harsunya jadwal keberangkatan haji kakak ipar saya.

  • Oline

    Pasti rasanya sedih banget ya kalau dibatalkan.
    Semua yang terjadi pasti akan ada hikmah positifnya. Insyallah nanti bisa dimudahkan ya Insyallah nanti akan ada jalan menuju Baitullah. Stay positive aja ya. Semoga semua ini cepat berlalu.

  • Oline

    Pasti sedih banget rasanya.
    Semua yang terjadi sekarang pasti ada hikmahnya. Insyallah nanti akan ada waktunya untuk menuju ke Baitullah ya. Tetap berpikiran positif ya. Semoga keadaan semua ini cepat berlalu.

  • naniknara

    Setelah menunggu bertahun-tahun, mempersiapkan diri lahir dan batin, tiba-tiba ada keputusan penundaan. Pasti awalnya syok banget ya mbak. Insyaallah mbak sekeluarga kuat menjalani ujian ini, dan pasti ada hikmahnya

  • Mirna Rahardjo

    Wah pengetahuan baru tentang haji juga pernah tidak di laksanakan di Arab, padahal aku udah patah hati dan ketar ketir ini,,, ngeri kalo sampe akhir jaman keadaanya gini,,, semoga pendemi ini segera berakhir dan bisa beribadah lagi di Masjidil Haram

  • Aprillia Ekasari

    Waktu itu pernah baca di salau satu IG dakwah2 gtu kalau haji pernah gak ada selama beberapa lama. Awalnya ngiranya hoax, ternyata emang beneran. Ya Allah semoga pandemi lekas kelar dan kita semua diberi kesempatan sama Allah berhaji ya. Semangat ya mbak.

  • hidayahsulistyowati

    Hai mba, salam kenal. Ikut merasakan sedihnya bila haji terpaksa ditunda, namun insyaAllah itu yang terbaik ya. Tapi saya ikut mendoakan semoga virus ini lekas berakhir, sehingga ibadah haji tetap bisa dilaksanakan. Saya ikut merasakan susah payahnya mempersiapkan segala upaya untuk bisa berangkat haji, dari uang ONH hingga pelunasannya, daftar tunggu juga ya. Meski dulu saya masih menanti sekitar 4 tahunan.

    Semoga tetap sehat dan panjang umur serta murah rejeki, bisa berangkat pada waktu terbaik, amiin

  • indah nuria

    kita memang sedang di ambang cobaan berat yang tidak terjadi setiap saat or setiap generasi. Kalau memang ketetapan Allah SWT seperti ini tidak ada yang bisa kita lakukan ya mba. Semoga segera berakhir

  • Uniek Kaswarganti

    Allah pasti punya rencana indah di balik semua kejadian ini. Memang mungkin sebaiknya ditunda ya agar tidak terjadi penularan besar-besaran saat sedang beribadah. Malah jadi tidak khusyu’ kan kalau sedang musim wabah gini.
    Semoga mimi bisa segera berangkat haji yaaa…

  • Milda Ini

    Semoga Allah kasih kabar gembira setelah ini, in sya Allah kalian sudah berniat dan itu suah dicatat kebaikannya, musim haji masih agak lama, semoga segera beraakhir coronanya

    • Nova

      Bener mba…semoga yang udah terbuat dihati, sudah menjadi ibadah dan pahala walau gak jadi berangkat tahun ini..

      Memangnya sebaiknya ditunda dari lada banyak menimbulkan mudharat nya..

Tinggalkan Balasan