Desa Quran RTYD, Wisata Palembang Terbaru

Desa Quran RTYD Palembang

DESA QUR’AN RTYD, WISATA TERBARU PALEMBANG – Bingung mencari tempat wisata alam di Palembang? Maka sobat bisa mengunjungi desa Qur’an yang merupakan lokasi wisata terbaru Palembang. Walaupun namanya desa, tetapi lokasinya berada di tengah kota. Bertambah satu lagi nih lokasi wisata Alqur’an di Kota Palembang. Sebelumnya Molzania pernah berkunjung ke masjid Alqur’an Palembang.

Desa Quran RTYD, Wisata Palembang Terbaru

RTYD sendiri merupakan singkatan dari rumah tahfidz yatim duafa. Desa Qur’an baru saja diresmikan bulan April 2022. Terletak di daerah kalidoni, Palembang. Kebetulan tak jauh dari rumah Molzania sendiri. Desa wisata Qur’an ini milik lembaga sosial Rumah Tahfidz Yatim Dhuafa (RTYD), Palembang. Jumlah santri RTYD ada sekitar 400 orang.

Saat berkunjung ke sini, Molzania sempat tersasar karena menggunakan Google Maps. Google Maps mengarahkan Molzania masuk ke daerah jalan gang yang sempit. Dari jalan raya memang lokasinya agak jauh masuk ke dalam. Maka dari itu, Sobat bisa masuk lewat lorong Jayabaya III yang jalannya lebih luas.

DESA QURAN RTYD, DESA WISATA PALEMBANG TERBARU.

Wisata ke desa Quran memberikan pengalaman yang berkesan bagi Molzania. Kebetulan saat berkunjung ke sini, Molzania bersama anak-anak mahasiswa dari Komunitas FLP UIN Raden Fatah, Palembang. Desa ini belum sepenuhnya rampung. Sedang dibangun asrama dan penginapan santri RTYD di sebelahnya.

Bagian Depan Desa Quran PalembangSebagaimana namanya desa Quran, di sini menjadi pusat pembelajaran Alqur’an untuk para santri dan anak yatim dhuafa. Biasanya kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari sekolah. Jadi dari hari senin hingga jumat banyak santri yang berkegiatan di sini. Sementara itu, Molzania dan teman-teman datang pada hari Minggu. Otomatis suasana pun sepi dan nyaman untuk foto-foto karena siswanya sedang libur.

Baca Juga:  10 Pasar Unik Korea Surganya Belanja Favoritnya Para Turis

Di desa Quran sebenarnya areanya tak begitu luas. Tetapi lingkungan di sini cukup asri karena terdapat banyak tanaman sayur dan buah yang ditanam di dalam pot. Tanaman-tanaman ini dipelihara oleh para santri sendiri. Selain itu ada juga dua buah saung tempat santri belajar.

 Halaman Desa Wisata Quran di Palembang

Aneka Tambulapot Desa Wisata Quran

Nah yang paling spesial, di desa ini terdapat masjid berbentuk limas, rumah tradisional Palembang, yang terbuat dari kayu. Pada bagian depan dekat pintu masuk terdapat kantor RTYD tempat kerjanya para ustadz dan ustadzah. Bangunan kantornya juga berbentuk limas. Unik banget, deh!

MASJID LIMAS, TETAP DINGIN DAN SEJUK MESKI TANPA AC

Ketika Molzania ke sini, lumayan takjub sama masjidnya. Bangunannya sendiri tidak begitu luas, tapi karena terbuat dari kayu suasananya jadi adem. Berbeda dengan keadaan di luar yang panas terik. Di samping kiri dan kanan masjid, tersedia tempat untuk berwudhu. Masjid di desa Quran ini baru saja diresmikan langsung oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru.

Masjid Limas Desa Quran

Berfoto di dalam masjid Desa Quran di Palembang

Masjid limas desa quran tidak memiliki pintu. Untuk masuk ke dalam tersedia tangga kecil. Bangunan masjidnya semi terbuka. Kita bisa juga langsung duduk saja dari sisi-sisi bangunan. Soalnya bangunannya tidak terlalu tinggi. Meskipun Molzania jalannya pakai walker, tapi jalan menuju masjid yang satu ini termasuk rata. Meski demikian, disabilitas fisik meski berhati-hati karena terdapat batu-batuan di area pintu masuk.

Kolam Ikan Koi Masjid Limas

Kolam Ikan Koi Masjid Limas, Wisata terbaru di palembang

Menambah suasana syahdu, di masjid ini juga ada kolam ikan. Lucu banget, kita bisa melihat ratusan ikan koi berenang di sini. Ada yang masih kecil-kecil, ada pula yang udah besar. Sekilas, Molzania jadi inget kolam ikan widget di Blogspot ga sih? Blogger blogspot pasti paham, deh. Hihii.. Ohya, masjid ini nggak ada ac-nya, tapi tetap dingin sejuk karena bangunannya full kayu. Meskipun demikian, di sini juga disediakan kipas angin.

Baca Juga:  Jelajah Keindahan 5 Masjid di Korea Selatan

ANEKA TAMBULAPOT, SPOT ASIK UNTUK FOTO-FOTO

Hal lain yang bikin menyenangkan ialah terletak di halaman masjidnya. Di sini terdapat kebun kecil yang dinamakan Qur’an Farm. Keunikannya di Qur’an Farm, semua tanaman yang dipelihara disebutkan dalam Alqur’an. Sebut saja buah tin merah palestina, kurma, bayam merah, dan lain sebagainya.

Seluruh tanaman ditanam dan dipelihara langsung oleh para santri. Jadi sambil bercocoktanam, mereka juga belajar ilmu Alqur’an. Kebetulan beberapa anak FLP juga santri di RTYD. Salah satunya Selvi, mahasiswa UIN dari Jurusan Tafsir Qur’an dan Hadits. Jadi Molzania banyak mewawancarai dik Selvi.

alan-jalan ke Desa Quran rtyd

Desa Quran Desa Wisata palembang
Berfoto dengan Selvi.

Selvi mengakui desa Quran jadi pusat kegiatan belajar. Saat bulan puasa lalu, Selvi dan teman-temannya sesama santri RTYD melakukan kegiatan mabit alias menginap di masjid. Duh, kebayang malemnya pasti dingin dan sejuk banget bermalam di sini.

Aneka tambulapot jadi spot asik untuk foto-foto. Apalagi di sini memang disediakan rumah khusus tanaman gitu. Ternyata ada pula caping alias topi pak tani. Jadi makin kece buat diupload di Instagram. Masuk tempat wisata palembang terbaru yang satu ini gratis. Pengunjung kayak Molzania jadi makin hepi buat foto-foto. Asal tetap menjaga kebersihan. Soalnya pas ke sini tuh udah bersih dan nyaman sekali.

Alamat Desa Quran RTYD Palembang :

Lorong Indonesia, No. 19 
Kec. Kalidoni Kel. Kalidoni
Palembang 30161

590 Views

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 Komentar

  1. di Palembang sepertinya banyak tempat wisata yang ada nama Al-Quran ya mbak
    kayak kampung Al-Quran. Aku penasaran sama masjid yang ada Al-Quran versi besarnya itu