CREATONME, Bukan Sekadar Pelatihan Desain Board Game!

CREATEONME BUKAN SEKADAR PELATIHAN DESAIN BOARD GAMES

Bagi anak-anak, bermain bukan hanya sekadar aktivitas yang menyenangkan. Dibalik itu, dengan bermain games juga menjadi sarana pembelajaran. Mengasah otak dan keterampilan. Akan tetapi aktivitas bermain anak lebih banyak online. Padahal banyak jenis permainan lain yang bisa diberikan. Salah satunya permainan board game alias permainan papan. Untuk itu terbentuklah CREATONME, pelatihan desain permainan papan beri harapan generasi masa depan!

Kalau ditanya soal aneka jenis permainan papan, Molzania sebagai anak 90-an sudah punya banyak pengalaman. Dulu masa kecil banyak dihabiskan di depan permainan papan. Sebut saja ular tangga, monopoli, catur, scrabble, ludo, checkers, puzzle, tictactoe, dan lain-lain. Kayaknya sih hampir keseluruhan, Ayah dan mimi memang sering membelikan banyak permainan papan. Kadang bermain sama guru dan teman. Semenjak punya adek, Molzania jadi sering bermain berduaan.

apa itu creatonme indonesia 2021

Namanya juga permainan. Kadang menang, kadang juga kalahan. Inget banget waktu bermain ular tangga sama bu guru di sekolahan. Entah kenapa, Molzania malah dapat keberuntungan. Soalnya Molzania selalu menang, dan jadi kesenangan. Akhirnya, Molzania merasa hebat bermain permainan papan. Saat bermain bersama itu selalu ada keseruaan. Menang terus bikin jadi hepi dan bawa keceriaan.

Namun, ada kalanya pula permainan papan penuh tantangan. Saat bermain catur xama ayah rasanya malah jadi beban. Ayah Molzania yang jago bermain catur, bikin hati tak karuan. Tapi akhirnya kekalahan mengajarkan arti kehidupan. Bahwa hidup tak selamanya diliputi kebahagiaan. Ada pula yang namanya kesedihan.

Geliat Gairah Ekonomi Kreatif Sektor Games Indonesia

Berdasarkan Undang-Undang nomor 24 tahun 2019, ekonomi kreatif didefinisikan sebagai hasil kreativitas manusia dalam bidang kebudayaan, sains dan teknologi yang memiliki nilai tambah dan kekayaan intelektual. Produknya antara lain sektor pengembangan games alias permainan. Di Indonesia sendiri ada banyak sekali jenis permainan. Baik yang bersifat tradisional hingga digital. Dimainkan secara individu atau kelompok. Permainan papan menjadi salah satu jenisnya.

pangsa pasar games di indonesia

 

potensi ekonomi kreatif sektor games indonesia 2021

Terkait games, pada era teknologi seperti saat ini ada banyak sekali profesi yang dapat kita jalani. Mulai dari youtuber, konten kreator, pengembang dan lain sebagainya. Di era pandemi, banyak masyarakat yang merasa jenuh dan mencari alternatif hiburan. Maka ketertarikan dengan permainan papan pun meningkat. Angka global berdasarkan data dari Arizton Advisory dan Intelegence mencatat terjadi kenaikan 10 persen setiap tahunnya sejak 2019. Diperkirakan pada akhir 2023, akan menembus $12 miliar.

Baca Juga:  Gabung di Grup Facebook "Chartered Accountant Indonesia" yuk!

Tantangannya menurut Kemenparekraf saat ini masih belum terbentuk ekosistem yang ideal. Industri permainan papan di negeri ini masih tergolong kecil. Namun menurut APIBGI kepada Bisnis.com, minat masyarakat terhadap permainan papan sudah mulai ada peningkatan. Di kota Jakarta dan Bandung, misalnya, sudah ada kafe yang menyajikan aneka permainan board games.

tantangan industri game loka

Tugas kita sebagai penikmat board game ialah mengemasnya menjadi lebih menarik.
DIadakannya pelatihan desain permainan papan menjadi salah satu cara untuk
menemukan banyak talenta baru di bidang desain permainan papan.

CREATONME, Let’s Play and Make an Impact!

Apa yang terlintas di benak sobat saat mendengar kata desain? Desain grafis? Desain interior? Desain rumah? Nah di Indonesia, sekarang sudah ada event CREATONME ini. Jadi CREATONME adalah pelatihan desain board game alias permainan papan tingkat Asia Tenggara. Tahun 2021 kemarin adalah tahun pertama diadakannya training ini. Pesertanya terdiri dari anak muda berusia remaja hingga mahasiswa. Ada total 47 peserta yang berpartisipasi.

 Annisa Arsyad, founder ecofun indonesia

Pelatihan desain board games ini sendiri dibuat oleh Ecofun Indonesia dan didanai oleh ASEAN Foundation dan Maybank Foundation. Didukung oleh Arcanum Hobbies Indonesia. Trainingnya berlangsung selama 8 hari. Dilakukan secara online lewat webinar. Dimulai dari membuat prototyping, webinar hingga showcasing products. Harapannya aneka permainan games-based learning ini dapat dikembangkan lagi melalui riset pasar dan game testing. Sehingga pada akhirnya dapat dilirik oleh investor di masa depan.

Tahun ini kegiatan pelatihan desain permainan papan bertemakan tentang Ekonomi Kreatif Lewat Permainan Papan. Diusung tema seperti ini dikarenakan potensi kebermanfaatan ekonomi dalam games alias permainan di Indonesia sangatlah besar. Permainan itu tidak cuma bisa dimainkan dan menjadi media pembelajaran, tetapi juga bisa dijual. Bahkan menurut Kemenparekraf, Indonesia masuk top 10 di Asia dengan pangsa pasar gaming yang luas dengan tingkat pertumbuhan yang cepat.

top 10 skill yang dibutuhkan dunia ternyata ada pada games
Top 10 skill yang dibutuhkan dunia pada tahun 2025 ternyata ada pada games.

Lewat kegiatan ini ini, anak muda diajak untuk mengasah skill dan berpikir kreatif. Menyelesaikan masalah lewat peningkatan kemampuan  problem solving dan mengeluarkan ide-ide yang inovatif. Khususnya dalam bidang teknologi. Dari sana diharapkan tumbuh umkm Indonesia yang berasal dari anak muda yang berkontribusi secara positif.

Baca Juga:  Kisi-Kisi Ujian CA Sistem Informasi dan Pengendalian Internal

Jangan dianggap sepele, ya. Boleh dibilang CREATONME ini kegiatan internasional. Soalnya pesertanya tidak hanya dari Indonesia. Tetapi juga dari negara-negara lain dari wilayah ASEAN. Sebut saja Malaysia, Thailand, Filipina, dan Laos. Kegiatan tahun pertama ini menghasilkan 4 kelompok yang membuat 4 jenis permainan papan. Masing-masing permainan papan mengangkat tema kekinian yang berbeda-beda. Meliputi sains dan isu sosial. Menarik banget, kan?

Berkenalan dengan Kuartet Tim Desain Permainan Papan

Hari Sabtu tanggal 15 Januari 2021, Molzania berkesempatan untuk melihat langsung presentasi perwakilan masing-masing tim pelatihan CREATONME 2021. Beneran deh! Para perwakilan generasi Z di sana sudah kreatif dan inovatif gagasannya. Adapun keempat tim yang menyajikan presentasi menghasilkan permainan papan edukatif dan menarik. Masing-masing permainan papan yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan CREATONME adalah :

WATER TRIP

Sesuai namanya, ide awal pembuatan permainan papan yang satu ini menarik. Berangkat dari keprihatinan terhadap kurangnya akses air bersih di wilayah ASEAN. Sebanyak 785 juta orang tidak memiliki akses air bersih. Akibatnya terjadi 485 ribu kematian setiap tahunnya. Atas dasar itulah, grup 3 yang diwakili oleh Aditya Aji membuat suatu permainan papan yang melibatkan kartu, pion, dadu, dan maps. Nantinya anak remaja akan diajak untuk berkeliling ASEAN untuk bermain peran dari melihat dari dekat permasalahan air yang terjadi.

permainan water trip

WORKA

Permainan ini mengajak anak-anak untuk bermain permainan papan secara kompetitif. Dibuat oleh kelompok 4. Menggunakan strategi dan keberanian untuk mengambil risiko. Pada games WORKA ini anak diajak mengenal 8 pekerjaan layak untuk pertumbuhan ekonomi. Hal itu didasarkan pada prinsip yang dikembangkan Sustainable Development Goals (SDGs). Untuk dapat lebih memahaminya, mereka juga akan belajar berbagai skill yang menunjang 8 pekerjaan tersebut.

anggota tim desain worka

IJIME

Penamaannya sendiri berasal dari Bahasa Jepang. IJIME artinya bullying alias perundungan. Dibuat oleh kelompok 1. Permainan ini dibuat atas fakta terkait rendahnya kesadaran dan pemahaman di kalangan pelajar tentang perilaku bullying. Hal ini sejalan pula dengan tujuan SDGs nomor tiga yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia.

ijime yang mengangkat tema bullying dan isu kesehatan mental

NUSANTARA HUNT CULTURE (NHC)

Pada permainan papan NHC, anak-anak akan diajak untuk belajar mengenai budaya nusantara. Dibuat oleh kelompok 2. Misi utama dari permainan ini ialah peserta disuruh untuk mengumpulkan 7 buah token. Siapa yang paling cepat, dialah yang akan menang. Harapannya permainan ini dapat dikembangkan dan diterima oleh masyarakat.

Baca Juga:  Cara Menghafal Huruf Hangul Bahasa Korea Dengan Mudah Part 2

board game nusantara culture hunt

Gimana? Unik-unik sekali bukan games-based learningnya?
Molzania sendiri menyambut baik kegiatan empowering youth semacam ini.
Mudah-mudahan dapat terus berlanjut. Jadi tidak sabar mencoba sendiri permainannya. 

Kreatif dan Inovatif, Dari Pengembang Jadi Bisnis Permainan Papan

Dalam kesempatan webinar tersebut, dihadirkan beberapa narasumber. Diantaranya seorang wanita pendiri komunitas Ibu Profesional. Komunitas yang digawanginya itu berhasil terpilih mengikuti Facebook Leadership Community Program di USA. Namanya Septi Peni Wulandari. Beliau mengaku sangat menyukai bermain sejak kecil. Uniknya hobi bermainnya ini terbawa hingga ke jenjang pernikahan. Sehingga ketika menjadi IRT, ibu Septi ini menjadikan rumahnya semacam playground alias taman bermain.

gamifikasi dalam pendidikan

 

tips mengajar di sekolah bagi guru

Saat bermain, seorang anak akan merasa senang dan tenang. Menurut ibu Septi, seharusnya mindset seperti ini dibawa ke dalam diri kita. Sehingga pekerjaan yang kita lakukan akan terasa lebih menyenangkan. Jika ini dibawa ke ranah sekolah, aktivitas belajar tidak akan menjemukan bagi guru dan murid. Begitu juga jika mindset bermain ini kita bawa ke dalam pekerjaan dan komunitas, maka kegiatan yang kita

Di Indonesia ternyata sudah ada komunitas pecinta board games. Penggagasnya ialah Kak Galih Aristo, seorang kolektor permainan papan. Beliau didaulat sebagai narasumber kedua. Komunitas yang didirikannya berawal dari kesulitan untuk mencari teman main board games. Kak Galih pun berinsiatif untuk membuat komunitas. Caranya ialah melakukan gathering di depan garasi rumahnya mengajak serta tetangganya. Dari situ, pada tahun 2005 komunitas Arcanum Hobbies pun berdiri.

 

arcanum hobbies komunitas boad games di indonesia

Sembilan tahun kemudian, Arcanum Hobbies berkembang menjadi sebuah bisnis komunitas. Lalu tahun 2015, Kak Galih membuka toko offline di daerah Kuningan. Saat ini komunitas ini juga mewadahi komunitas kecil berdasarkan genre games dan hobi. Ada setidaknya lima komunitas; house of euro (untuk heavy games), pokemon, rpg, lovecraft dan miniature. Tidak hanya itu, komunitas pencinta permainan papan ini juga aktif menyelenggarakan berbagai acara dan pelatihan terkait board games.

KESIMPULAN

Sekali lagi, selamat untuk panitia dan peserta pelatihan CREATONME,
Semoga kegiatan ini dapat diadakan lagi dan lagi.
Mampu menjaring para talenta muda untuk berkarya dan mengembangkan diri.
Berkontribusi untuk negeri pertiwi.

 

Sumber artikel :

Hadyan, Rezsha. 2019. “Wah, Board Game Buatan Indonesia Unjuk Gigi di Pasar Global.  https://ekonomi.bisnis.com/read/20190916/12/1149009/wah-board-game-buatan-indonesia-unjuk-gigi-di-pasar-global. Diakses pada 17 Januari 2022,

Webinar CREATONME – Ecofun Indonesia

360 Views

Tinggalkan Balasan

1 Komentar