Opini

Kumpulan tulisan random tentang pandangan hidup, perenungan dan ideologi ala Molzania

  • Opini

    Bukan Lagi Halal MUI, Yuk Kenalan Sama BPJPH Kemenag !

    Sudah tahu belum kalau efektif per tanggal 17 Oktober, sertifikasi halal tak lagi di bawah naungan lembaga MUI? Yap, alasannya kini Kementerian Agama membuka lembaga khusus yang bernama BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal). Jadi sekarang panggilannya bukan lagi Halal MUI, melainkan Halal BPJPH. Sekilas akronim BPJPH ini sedikit ribet. Molzania sering sekali keseleo lidah dalam pelafalannya. Hehe. Berbeda dengan pengucapan MUI misalnya. Cukup mudah diterima di lidah, bukan? Karena udah resmi, jadi kita mesti terbiasa dengan lembaga BPJPH ini. Molzania mengetahui adanya kabar ini sebenarnya sudah jauh hari sebelumnya. Waktu itu Molzania sempat menghadiri acara HalalFest Bank Indonesia 2019 di Kota Palembang Juli lalu. Di sana ada banyak stand-stand…

  • Opini

    Friend and Family Shaming : Antara Doa dan Harapan

    Molly, udah punya pacar? Kapan nikah? Di usia 20-an tahun ke atas seperti Molzania, seringkali saat lebaran mendapatkan banyak pertanyaan klasik. Berbagai pertanyaan yang seringkali diajukan oleh para orangtua. Jujur awal-awalnya sih biasa saja. Namun lama kelamaan kok ya malah risih. Secara psikologis, pertanyaan-pertanyaan di atas menimbulkan beban tersendiri. Apalagi jika pertanyaan tersebut diulang-ulang oleh orang yang tak hanya satu jumlahnya, melainkan banyak. Berhadapan dengan seorang disabilitas seperti Molzania, mungkin ada saja yang tidak enak hati melontarkan pertanyaan tersebut. Tapi nyatanya Molzania juga sering mendapat pertanyaan tersebut. Shaming sendiri berasal dari bahasa Inggris yang artinya ialah memalukan. Iyes, tau mereka yang bertanya bukan bermaksud kepo. Barangkali ada yang cuma iseng…

  • Opini

    Tantangan Ramadan: Nulis Blog Rutin Selama 30 Hari

    Tugas utama seorang blogger apalagi kalau bukan buat konten di blog? Biasanya Molzania sebulan isinya cuma maksimal 5 artikel di blog ini. Tapi sepanjang ramadan Molzania mencoba mengikuti 30 Day Writing Challenge. Tahun 2019 ini ramadan kedua Molzania mengikuti event serupa. Kalau tahun lalu, Molzania menulis bareng Kompasiana. Tahun ini Molzania ikutan event yang diadakan oleh Blogger Perempuan Network. 30 Day Writing Challenge merupakan tantangan menulis blog satu artikel selama 30 hari dengan tema tulisan yang telah ditentukan. Tadinya Molzania malah ingin ikutan dua event sekaligus, ternyata nggak sanggup mamen. Soalnya Molzania juga harus mengerjakan project lain diluar event challenge ini. Niat awalnya ikutan challenge kan ingin have fun saja.…

  • Opini

    Bukber Bareng Sahabat : Realita vs Ekspektasi

    Dulu sewaktu awal-awal kuliah, Molzania dapat banyak sekali undangan bukber. Baik itu dari temen-temen SD, SMP dan SMA. Namun sayangnya tidak semua undangan bisa terpenuhi. Alasannya dikarenakan hampir setiap tahun berturut-turut Molzania selalu mudik ke Jakarta. Sekalinya sempat datang, pertama dan terakhir tahun 2016 lalu. Molzania bukber bareng teman-teman SMP. Molzania masih ingat. Bukber itu kita adakan di salah satu hotel di kota Palembang. Memang nggak seluruhnya bisa hadir. Tapi yang hadir waktu itu bisa dibilang lumayanlah. Ada kali separuh lebih angkatan kami. Itupun sangat susah untuk menentukan tanggal bukber. Soalnya rata-rata teman sudah pada kerja semua. Jadi ada saja halangannya yang membuat acara bukber nyaris batal. Makin mendewasa acara…

  • Opini

    Fenomena Dilan: Kontroversi Gaya Pacaran Remaja dan Aspek Psikologisnya

    Sejak kemunculannya di tahun lalu, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap film remaja berjudul “Dilan 1990” sangatlah tinggi. Terbukti dengan jumlah penonton yang membeludak hingga berjeti-jeti hanya dalam beberapa hari tayang. Pun dengan sekuelnya yang tayang beberapa hari yang lalu. Film “Dilan 1991” yang jalan ceritanya kelanjutan dari kisah percintaan antara Dilan dan Milea itu tembus 3 juta penonton dalam waktu 3 hari tayang. Bahkan Pak Jokowi pun mengapresiasi film Dilan dengan ikut serta duduk manis di kursi penonton. Fenomena ini membuktikan kalau film Indonesia masih banyak diminati. Ditengah gempuran film-film barat. Seperti biasa sejak tahu kemunculan film “Dilan 1990”, Molzania segera berusaha untuk membaca bukunya terlebih dahulu. Jika bagus dan menarik,…