Lomba

Kumpulan artikel karya Molzania yang dikutsertakan dalam lomba dan kontes blog

  • Ekonomi,  Lomba

    Pakai Shopback Nabung Sedikit-Sedikit, Lama-Lama Jadi Bukit

    Ada kebiasaan baru yang terjadi sama Molzania beberapa bulan terakhir. Setiap belanja produk digital, Molzania selalu menggunakan Shopback untuk menghemat. Belinya via Tokopedia supaya dapat bonus cashback pula. Keuntungan yang didapat jadi berlipat-lipat. Dapet dua kali cashback dari Shopback dan Tokopedia. 😉 Sedikit demi sedikit itulah kunci sukses menggunakan Shopback. Jika kita komitmen untuk menggunakan Shopback tiap kali bertransaksi. Insya Allah, jumlah cashbacknya lama-lama menjadi banyak. Selama beberapa bulan ini, aplikasi Shopback ibarat tabungan berjalan bagi Molzania. Dari mulai bayar pulsa hingga tagihan bulanan, Molzania seluruhnya menggunakan Shopback. Hasilnya ada banyak yang bisa dihemat. Lumayanlah cashbacknya. Ritualnya gini. Molzania punya dua nomor hp dengan dua provider yang berbeda. Satu provider…

  • Lomba

    Belanja di Qlapa Majukan UMKM Indonesia

    Potensi pasar UMKM di Indonesia beberapa tahun belakangan ini kian meningkat. Pangsa pasarnya tidak hanya di Indonesia, melainkan juga merambah hingga mancanegara. Salut dengan segenap kreativitas dan inovasi anak negeri yang melahirkan beragam produk bermutu. Dari segi kualitas, tentunya nggak kalah produk UMKM kita dari produk made in luar negeri. Dikerjakan dengan cinta, sepenuh hati oleh para pekerja asli orang Indonesia. Bisnis ala rumahan seperti UMKM dipandang sebagai bisnis yang menjanjikan dengan modal yang relatif kecil. Terbukti UMKM merupakan jenis usaha yang rentan terhadap krisis moneter. Pasca krisis ekonomi 1998, UMKM justru meningkat jumlahnya, bukannya menurun. Apalagi perkembangan teknologi masa kini membuat pelaku UKM akan makin mudah menjangkau konsumen. Bermunculannya…

  • Info Seru,  Lomba

    Ketika Urusan Kado Tak Serumit Sebelumnya

    Kalau kita menyelenggarakan pesta ulang tahun atau pernikahan, umumnya para tamu undangan akan memberikan hadiah berupa kado atau amplop. Inginnya kita tentu saja diberi barang-barang yang memang benar-benar kita butuhkan. Tapi kita tidak bisa menentukan sendiri kadonya bukan? Hal ini terkadang menyebabkan penumpukan atas salah satu barang dan itu menjadi mubadzir. Ini pengalaman Molzania banget lho. Seringnya sih bertindak sebagai pemberi kado. Setiap menerima undangan, entah itu pernikahan atau ulang tahun temen, suka kebingungan memilih kado yang tepat. Ujung-ujungnya malah ngasih amplop lagi, amplop lagi. Padahal nih jika posisi Molzania sebagai penerima kado, inginnya kita mendapat hadiah spesial. Sebuah kejutan manis dari sahabat seolah mereka mempunyai kemampuan untuk membaca pikiran.…

  • Antologi,  Lomba

    Mobil Impianku Mobil Ramah Difabel

    Sebagai seorang difabel, tentunya Molzania kemana-mana harus menggunakan mobil pribadi. Selama ini ayahlah yang selalu menjadi supir pribadi Molzania. Sering terbersit dalam benak, enaknya kalau bisa mengemudikan mobil sendiri sehingga tidak lagi merepotkan ayah. Sayangnya ini hanya akan menjadi mimpi di siang bolong karena di Indonesia mobil seperti ini tidak dijual. Kalaupun ada, itu masih di luar negeri dan harganya pasti mahal. Bentuknya pun kecil hanya muat untuk satu orang penumpang. Mobil Ramah Difabel di Texas, AS.Sumber : Tribun Kaltim Molzania sendiri seringkali memimpikan hal tersebut. Terutama bila ayah Molzania tidak bisa mengantar Molzania ke tempat tujuan karena suatu hal. Alasannya lebih sering karena jadwalnya Ayah berbenturan atau harus keluar…

  • Diary,  Lomba

    Ayahku Seorang Penulis Tangguh

    Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Mungkin itulah peribahasa yang tepat untuk menggambarkanku dengan ayah. Ketika aku masih duduk di bangku SD, aku bangga mengatakan kepada semua orang kalau ayahku seorang penulis. Sebuah pekerjaan yang tidak semua orangtua temanku bisa miliki. Dulu ayahku pernah bekerja sebagai seorang wartawan. Tapi pada tahun 1995, ayah terkena PHK. Disaat itu pula, aku anak pertamanya yang sedang lucu-lucunya jatuh sakit, Hati Ayah mana yang tidak teriris melihatnya. Foto Ulang Tahun Pertama Molzania Sakitku bukan sakit biasa. Aku harus diopname di rumah sakit selama tiga bulan penuh. Setelahnya aku masih harus bolak-balik dari Palembang ke Jakarta karena ternyata RS di Palembang tidak memiliki peralatan untuk…