cara bikin paspor untuk manula dan disabilitas
Diary

Cara Buat Paspor untuk Disabilitas dan Manula

Dalam rangka keperluan pengurusan haji tahun depan (Insha Allah), Molzania bulan Oktober ini sudah mulai siap-siap menyiapkan dokumen. Salah satunya yang terpenting tentu saja paspor. Dikarenakan paspor sudah memasuki masa kadaluwarsa, jadilah Molzania segera bikin paspor jauh sebelum pemanggilan daftar calon jamaah haji.

Baca Juga: Persiapan Haji untuk Disabilitas

Untuk menunaikan ibadah haji tahun depan, Molzania udah juga daftar KBIH. Biaya pendaftaran KBIH sesuai dengan kebijakan KBIH masing-masing. Kalo KBIH Molzania sendiri, biayanya untuk tahun 2020 ini Rp. 500.000. Molzania memilih KBIH kepunyaan teman mama. Alasannya biar udah kenal aja gitu. Dah progress hajinya sampai disini dulu. wkwkwk…


Tahapan Lengkap Daftar Paspor Untuk Manula dan Disabilitas

Pendaftaran paspor di Indonesia sudah jauh lebih mudah dibandingkan dulu. Sekarang untuk daftar antrian bisa melalui online. Jadi supaya bisa mendapatkan nomor antrian, sobat bisa daftar lewat aplikasi smartphone. Namanya Layanan Paspor Online. 

Tapi sobat harus cek jadwal pendaftarannya buka dulu. Untuk wilayah Palembang, antrian online dibuka mulai pukul 2 siang hari Jum’at hingga pukul 4 sore hari Minggu pada minggu I dan minggu ke-III. Pendaftaran antrian bisa dilakukan untuk 14 hari ke depan. Biar lebih lengkap, sobat bisa liat jadwal bukanya di Instagram Kantor Imigrasi wilayah masing-masing. Khusus Palembang, nama instagramnya @kanimpalembang. 

Khusus untuk pendaftar prioritas, sobat bisa langsung datang tanpa perlu mendaftar online. Layanan prioritas ini hanya ditujukan untuk orang disabilitas, ibu hamil dan manula diatas 60 tahun. Per harinya ada 30 kuota yang disediakan.

Untuk sobat yang mau memanfaatkan layanan prioritas ini, sobat bisa datang pagi-pagi sekali. Kira-kira pukul 8 sudah harus berada di tempat. Soalnya kantor imigrasi sudah dibuka jam segitu. Terus tinggal bilang ke petugasnya mau ambil daftar antrian prioritas. Untuk manula di atas 60 tahun, perlihatkan KTP saat berbicara pada petugas satpam. Nah petugasnya akan memberikan kita semacam kartu antrian.

aplikasi daftar paspor online
Adapun setelah tahap itu, kita bisa ambil daftar antrian lagi di dalam kantor lagi. Tunjukkan nomor antrian via aplikasi atau kartu antrian (jika layanan prioritas) kita kepada petugas antrian. Nantinya kita akan diberikan map kuning untuk diserahkan kepada petugas loket pendaftaran di depan.   

Baca Juga:  Ketika Kasir Minimarket Bermasalah

 

Selebihnya Sama Saja Sih

Sesudah ambil nomor antrian, kita bisa ambil formulir di loket yang disediakan. Satu orang hanya bisa membawa satu formulir. Nggak tau nih di tempat lain. Soalnya petugas imigrasi di Kota Palembang lumayan strict. Jangan lupa siapkan pena dari rumah untuk mengisinya. Sembari menunggu antrian kita dipanggil petugas, kita bisa memanfaatkannya untuk menulis data-data kita.


Adapun dokumen yang perlu disiapkan;
1. E-KTP asli dan 1 lembar E-KTP yang difotokopi. 
2. Akta Kelahiran, Buku Nikah, Ijazah terakhir atau surat baptis asli dan 1 lembar yang difotokopi
3. Kartu Keluarga (KK) asli dan 1 lembar yang difotokopi
4. Materai Rp. 6000 satu lembar

Kesemua dokumen di atas wajib diserahkan kepada petugas imigrasi. Kalo kalian lupa untuk beli materai dan fotokopi, kalian bisa sewa jasa fotokopi dan beli materai di loket Pos Indonesia di depan Kantor Imigrasi Palembang. 

Loket untuk antrian layanan prioritas berada di loket nomor 1. Sesudah dipanggil kalian tinggal menyerahkan dokumennya yang ditaruh di dalam map kepada petugas. Lalu nanti kita akan diminta petugasnya untuk foto sebentar. Setelahnya mungkin akan diminta untuk cap jari di mesin khusus. Molzania kemarin itu nggak cap jari lagi. Nggak tau kenapa, mungkin karena udah terdaftar cap jarinya.

Petugas loket akan memberikan kita kertas yang berisi kode pembayaran. Batas pendaftaran 7 hari kerja setelah daftar. Kita bisa mendatangi bank apapun untuk membayar. Simpan bukti resi pembayaran banknya baik-baik. Paspor bisa diambil minimal 10 hari kerja sesudah lunas pembayarannya. 

Kita sebenarnya bisa memilih ketebalan paspor. Semakin tebal tentu semakin mahal harganya. Biaya paspor biasa 48 halaman per orang yaitu Rp. 355.000. Sedangkan untuk paspor 24 halaman Rp. 155.000. Molzania kemarin tidak meminta untuk memilih paspor yang mana. Jadi oleh petugasnya diberikan paspor biasa 48 halaman.
 

Baca Juga:  Kata-Kata Bijak Ini Buat Hidupmu Penuh Semangat

Mengambil Paspor  di Kantor Imigrasi

Molzania mengambil paspor pada hari ke-4 setelah masa pengambilan paspor. Jangan lewat dari H+30 pokoknya atau paspor sobat akan hangus. Ketika paspor diambil, tunjukkan bukti resinya kepada petugas loket pengambilan paspor. 

Pengambilan paspor jauh lebih mudah daripada daftar paspor waktu itu. Tinggal serahkan saja buktinya kepada petugas loketnya. Tunggu sekitar 15 menit. Nama kita pun dipanggil. Selesai! Akhirnya paspor kita sudah jadi dan siap digunakan. Periksa dengan teliti sebelum meninggalkan kantor imigrasi. Siapatau ada kesalahan penulisan nama dan identitas lainnya.  🙂


Alamat Kantor Imigrasi Palembang
Jalan Pangeran Ratu No. 1 Jakabaring Palembang
No. Telp : (0711) 518309

144 Views

2 Komentar

Tinggalkan Balasan