Review

[BOOK REVIEW] Misteri Pola Lingkaran Karya Dian Onasis

Identitas Buku:
Judul: Misteri Pola Lingkaran
Penerbit: Writerpreneur Club
Penulis: Dian Onasis
Tahun Terbit: Oktober 2018
Jumlah Halaman: 83 hal.

Mini novel “Misteri Pola Lingkaran” merupakan novel anak karya Dian Onasis yang terbit tahun 2018. Mengangkat tema yang unik dan tidak biasa yang menarik untuk dibaca. Perpaduan antara dunia sains dan sedikit mistik yaitu fenomena Crop Circle yaitu pola lingkaran misterius yang sering ditemukan pada sawah dan ladang yang muncul pada beberapa belahan dunia.

Kita bisa membaca dengan seru kisah petualangan duo kembar Salsa dan Salman untuk mengungkap rahasia Crop Circle yang menggemparkan warga Desa Argo. Kebetulan saat itu Salsa dan Salman sedang ikut serta Ayahnya yang melakukan tugas penelitian di sana. Dikisahkan kejadian ini sampai disiarkan oleh tv nasional dan mengundang perhatian semua orang. Para polisi, peneliti hingga mahasiswa berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian guna memecahkan misteri ini.

Salsa dan Salman tentunya tak mau ketinggalan. Seperti halnya detektif, kedua kembar identik ini melakukan penyelidikan demi penyelidikan guna mengungkap kebenaran yang ada. Mereka dibantu oleh Gito, teman baru sekaligus sebagai saksi mata yang melihat pertama kali cahaya terang yang muncul di langit pada malam hari sebelum Crop Circle itu menggemparkan warga sekitar.

Konon selain oleh manusia, fenomena Crop Circle itu bisa dibuat oleh ‘alien’ atau hantu sawah karena sulit dijelaskan dengan logika. Melalui cerita di novel ini, kita akan mengetahui bagaimana ciri-ciri Crop Circle buatan manusia dan mana yang masih misterius hingga saat ini lewat berbagai temuan Salsa dan Salman. Benarkah Crop Circle yang ada di Desa Argo benar dibuat oleh alien atau hantu sawah? Wah, Gito bergidik sendiri membayangkannya.

Di tengah-tengah penelitian, mereka berdua bertemu seorang laki-laki yang misterius. Orang itu diam-diam membantu Salsa dan Salman memecahkan misteri pola lingkaran dengan caranya sendiri. Mampukah Salsa dan Salman mengungkap misteri pola lingkaran tersebut? Siapakah sosok laki-laki misterius tersebut? Temukan sendiri jawabannya di novel ini. Bagi adik-adik yang memiliki jiwa petualang layaknya Salsa dan Salman, maka kisah mereka berdua ini cocok untuk kalian baca.

Dari pengakuan penulisnya, Molzania menemukan genre first novel untuk bacaan ini. Maksudnya novel ini merupakan peralihan bacaan untuk anak yang awalnya komik menjadi novel. Makanya disini selain teks, pembaca juga dapat menemukan berbagai ilustrasi keren yang memperjelas isi cerita. Ilustrasinya sengaja dibuat hitam putih loh.. Jadi selain membaca, anak juga bisa mewarnai gambar-gambar yang ada di dalamnya. Ini salah satu dari poin yang Molzania suka dari novel anak-anak yang satu ini.

Salah satu ilustrasi yang terdapat dalam novel “Misteri Pola Lingkaran”
karya Dian Onasis

Novel ini sarat akan ilmu pengetahuan layak dibaca untuk anak usia SD. Fenomena Crop Circle yang njelimet dibahas secara sederhana khas anak-anak. Alur ceritanya disajikan dengan menarik sehingga jauh dari kesan menggurui. Disini kita bisa mengetahui bahwa biarpun Salsa dan Salman kembar identik, namun mereka memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Kekonyolan demi kekonyolan yang dilakukan keduanya saat bertengkar satu sama lain mempermanis cerita di novel ini. Jadi senyam-senyum sendiri..

Banyak pula pesan moral yang dapat diambil dari cerita petualangan Salman dan Salsa lewat novel ini. Mereka berdua biarpun bersekolah non formal alias homeschooling tapi tetap rajin membaca buku. Salsa menyukai ensiklopedia, sementara Salman menyukai cerita-cerita anak yang berbau-bau detektif anak-anak. Keduanya kalau disandingkan akan jadi sangat klop dan poin penting guna mengungkap kebenaran terkait penyelidikan. Dengan rajin membaca buku, pengetahuan kita akan semakin kaya dan beragam.

Biarpun begitu, menurut Molzania ‘sosok misterius’ yang digambarkan dalam mini novel ini seperti kurang greget. Pembaca masih memiliki banyak pertanyaan yang menggantung di bagian ending. Penulis tak banyak bercerita tentang sosok misterius yang menjadi kunci dari keseluruhan permasalahan novel ini. Mungkin saja alasannya karena novel ini didesain untuk pembaca anak-anak yang jumlah halamannya disesuaikan. Jadi endingnya juga dibuat secara ringkas dan tak mendetail. Maka akankah novel ini memiliki seri lanjutan untuk menuntaskan rasa penasaran pembaca cilik?

Hal lain yang Molzania kurang suka terkait novel ini ialah soal cover atau desain sampulnya. Entah kenapa pemilihan warnanya dominan berwarna hitam dan hijau. Novel “Misteri Pola Lingkaran” seharusnya memiliki sampul yang meriah dan penuh warna khas anak-anak. Mungkin bisa dimulai dengan ilustrasi gambar Salsa dan Salman yang bersepeda dengan latar belakang sawah yang ada crop circlenya.

Memang ada pepatah yang mengatakan kalau, “Don’t Judge the Book from Its Cover”. Maksudnya jangan menilai isi buku dari sampulnya. Molzania sendiri dari dulu lebih menyukai langsung melihat bagian sinopsis begitu bertemu judul buku yang disukai. Tapi tentunya nggak setiap anak yang seperti ini. Ada yang lebih tertarik dengan ilustrasi desain sampul yang mencerminkan isi ceritanya. Kalau kalian sendiri gimana, sobat?

412 Views

12 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *