Kenangan Koleksi Boneka Sampai Bejibun

Sebagai seorang anak perempuan, Molzania kecil tumbuh menjadi gadis kecil yang feminim. Setiap kali ultah selalu dirayakan dari umur satu tahun. Nah karena Molzania cewek, maka hadiah yang paling banyak dikasih orang ya boneka dan masak-masakan. Oleh Mama Molzania boneka-boneka itu dikumpulkan. Waktu kecil sih banyak banget bonekanya.


Hingga akhir SMA, koleksi boneka Molzania masih ada. Tapi sebagian besar udah hilang dan rusak. Hanya ada beberapa saja. Kebanyakan boneka kartun kesayangan seperti teletubbies, hello kitty, winnie the pooh, dan lain-lain. Ada satu boneka kenangan yaitu Molzania dulu menyebutnya boneka monyet merah kepala "potel". Potel itu bahasa Palembangnya putus soalnya kepalanya hampir putus. Nggak pernah dijahit. 

Tapi semenjak Molzania kelas 3 SMA, Molzania pindah ke tempat nenek karena mama Molzania sakit. Mama sakit lumayan parah dulu. Rumah ditinggal berbulan-bulan. Koleksi Molzania ada di sana semua. Nah pas dicek lagi, eh kondisi rumah dalam keadaan berantakan. Ternyata ada maling masuk ke rumah yang waktu itu dalam keadaan kosong. Boneka-boneka Molzania dirusak semua ama malingnya. Sedih deh kalau ingat itu. Koleksi boneka masa kecil terpaksa dibuang, karena udah bener-bener nggak berbentuk. 


Tega banget sih tuh maling. Hikz. Koleksi tupperware mama juga dicuri semua. Habis nggak bersisa. Untung aja simpanan uang dan surat-surat berharga sudah pada diselamatkan. Ya udahlah ya, Molzania doakan saja supaya malingnya dapat hidayah. Aamiin.

Molzania sendiri bukan tipe orang yang hobi mengoleksi barang. Nggak pernah secara khusus beli juga. Kalau kebetulan ada yang memberi hadiah, baru deh dikumpulin satu-satu. Saat ini Molzania udah ada boneka-boneka baru lagi. Lumayan untuk mengobati rasa sakit atas musibah boneka yang dirusak maling dulu. Nah sama Molzania beberapa ditaruh di atas ranjang. Lalu sisanya ditaruh di sekat-sekat jendela rumah sebagai hiasan.


Habis kalau semuanya ditaruh dalam kamar, takutnya ntar ngumpulin debu. Molzania alergi debu soalnya. Kena debu sedikit, pasti langsung bersin-bersin. Makanya nggak sanggup kalau harus tidur sama banyak boneka. Dulu sih boneka koleksi Molzania taruh di lemari tv di ruang keluarga. Kalau sekarang boneka yang kecil-kecil dijadikan hiasan. Nah kalau yang gede-gede baru deh ditaruh di ranjang.

Baca Juga: Tema Blog Favorit, Apakah Kita Sama?

Kata orang sih kalau kita koleksi boneka mesti hati-hati. Soalnya takut dimasukin jin terus jadi boneka serem ala-ala chucky gitu. Sepanjang pengalaman Molzania mengoleksi boneka sih nggak pernah ada yang aneh-aneh. Molzania suka karena bentuknya imut-imut. Jangan sampelah ada yang kerasukan bonekanya. Seremm tau.. heheh.. 


Tergantung orangnya juga sih. Kalau nggak menjadikan boneka untuk tujuan tertentu, Insha Allah fine-fine aja. Misalnya memasukkan abu jenazah orang meninggal ke dalam boneka. Kalo itu sih udah terlalu ekstrem. Hehe. So, kalau punya boneka ya buat sekedar lucu-lucuan aja. Jangan dijadiin jimat, itu sirik atau menduakan Allah swt juga jatuhnya dalam agama Islam. ^^

Molzania.com merupakan blog pribadi milik Firsty Ukhti Molyndi. Memiliki hobi menulis sejak kecil. Blog ini sebagai sarana menyalurkan minat dan aspirasinya.