Si Merah Menyala Andalan Keluarga

Tujuan utama beli motor itu sebenarnya ialah untuk mempermudah adik pergi dan pulang dari sekolah. Maklum adik Molzania waktu itu sudah duduk di bangku SMU. Jarak sekolah ke rumah sebenarnya dekat. Tapi berhubung wilayah tempat tinggal Molzania itu biangnya macet, jadi waktu tempuhnya melambat. 

Masyarakat se-Palembang anget siapa yang nggak kenal dengan Sekip sih? Itu tempatnya super macet pada pagi dan sore hari.

Alhamdulillahnya sih keluarga Molzania ada saja rezekinya buat beli motor untuk adik. Walaupun yah belum cukup umur, tapi motornya kan emang nggak dipakai buat yang aneh-aneh. Buat keperluan sekolah saja.


Nah, pas pilah-pilih motor, lumayan banyak tuh listnya yang sesuai budget. Berbagai toko penjualan motor didatangi. Sengaja agak lama dalam hal memilih yang benar-benar tepat. Di Palembang lumayan banyak toko penjualan motor. Ceki-ceki di gerai Yamaha Motor Palembang salah satu cabang dari Yamaha Thamrin Brothers area Kolonel Atmo, ternyata banyak banget jenis motornya. Bingung. Ya iyalah…

Akhirnya dipilihlah Yamaha Vega RR. Motor ini sudah 3 tahun ini menemani Molzania keluarga. Pertama kali beli itu tahun 2015 tepat bulan Agustus. Beli di agen resmi memang beda pelayanannya. Kalau nggak salah ingat, dulu diberi layanan servis dan ganti oli secara gratis. Terus kita juga dapat semacam merchandise gitu.

Ada pertimbangan filosofis tersendiri memilih motor merk Yamaha. Tak lain tak bukan karena almarhum kakek Molzania juga menggunakan motor merk yang sama dahulu. Jadi kami anak dan cucunya mengenangnya dengan membeli motor merk Yamaha juga.


Yamaha Vega RR ini merupakan motor bebek berdesain sporty dan ramping. Cocok banget buat nyelip-nyelip di jalanan macet. Mesinnya berkapasitas 115 cc dilengkapi dengan teknologi terbaru ala Yamaha yang efisien, canggih dan ramah lingkungan. Untuk ukuran remaja ABG, motor ini keren banget pastinya. Dipake buat gaya dan nongkrong bareng temen-temen di sekolah maupun di kampus, nggak perlu ragu.

Tadinya sempat bingung mau pilih warna apa? Pilihan warnanya ada biru, merah dan hitam. Namun hasilnya adik pun menyukai yang merah. Biar keliatan macho, katanya. So, warna tersebut merupakan pilihan adik Molzania pribadi. Soalnya motor ini kan memang untuk dia juga.

Si merah ini tergolong irit bensin. Menurut spesifikasinya dengan kapasitas bahan bakar 4,2 liter, motor ini bisa menempuh 46 km per liter. Molzania sekeluarga merasakan sendiri hematnya. Sebulan pemakaian bensin motor hanya Rp. 80.000-an, which is Rp. 20.000-an per minggu. Memang motor digunakan untuk jarak dekat, tapi frekuensinya lumayan sering. Dibandingkan dengan naik ojek online, tentu budget segitu dirasa lebih murah.


So, inilah si merah yang sudah menemani adik Molzania dari SMU hingga kuliah sekarang. Oke nggak sih?

Selain buat keperluan sekolah, penggunaan motor juga untuk keperluan sehari-hari keluarga. Pertimbangannya daripada mobil, motor itu lebih efektif dan efisien untuk digunakan jarak dekat..

Sekarang adik sudah duduk di semester pertama di bangku kuliah. Nggak kerasa ya memang, tau-tau udah gede aja tuh bocah. Heheh. Dikarenakan ini motor pertamanya, jadi adik berusaha telaten untuk merawatnya. Setiap jadwalnya servis dan ganti oli, selalu ditepati. Alhasil motornya masih awet dan jarang rusak. Kuncinya ya itu sih, pemiliknya harus dari hati untuk melakukan perawatan.

Sekian pengalaman Molzania beli motor di Palembang. Mudah-mudahan menginspirasi sobat dalam memilih motor yang tepat. Terima kasih sudah membaca. Salam hangat dari Molzania. ^^

Molzania.com merupakan blog pribadi milik Firsty Ukhti Molyndi. Memiliki hobi menulis sejak kecil. Blog ini sebagai sarana menyalurkan minat dan aspirasinya.