[Review] Film "Terbang : Menembus Langit" NO SPOILER !

Sebagai seorang disable sebenarnya sulit sekali untuk pergi nonton film ke bioskop. Rata-rata bioskop di Indonesia sama sekali tidak accessible. Itulah mengapa boleh dikatakan Molzania lebih memilih untuk nonton online ketimbang di bioskop. Seumur hidup baru tiga kali Molzania nonton film di bioskop. Film pertama yang Molzania tonton itu Petualangan Sherina, selanjutnya Laskar Pelangi. Setelah kurang lebih satu dasawarsa kemudian, terakhir ya ini film "Terbang: Menembus Langit".


Bukannya tanpa alasan. Namun kesempatan menonton film di bioskop ini karena previlege sebagai blogger. Molzania bersama blogger lainnya diundang oleh Demi Istri Production. Spesialnya karena film yang Molzania tonton ini merupakan film pra-tayang di bioskop. Maksudnya ini film bahkan belum tayang secara resmi. Jadwal tayang film "Terbang: Menembus Langit" itu sendirinya tanggal 19 April 2018. Tapi Molzania tonton kemarin tepat sebulan sebelum jadwal tayang resminya.

Cukup sulit meyakinkan orangtua agar Molzania diperbolehkan pergi ke bioskop. Alasannya tentu saja demi keamanan karena jadwal nobarnya itu digelar pada malam hari. Belum lagi hambatan-hambatan seorang disable nonton di bioskop. Tapi Alhamdulillah Molzania akhirnya diizinkan juga untuk ikutan nobar. Bersama ayah Molzania pun langsung datang ke lokasi acara. By the way kegiatan nobarnya sempat berpindah lokasi. Semula diagendakan akan digelar di PS Mall, tapi H-1 acara dipindah ke Cinemaxx Palembang Icon. Ada untungnya juga sih dipindah, mengingat Cinemaxx sendiri termasuk bioskop baru di Kota Palembang. 

Tonton Trailernya Disini:


Sebelum nobar dimulai ternyata digelar Meet & Greet bareng artisnya loh. Selain Palembang, Meet & Greet film "Terbang: Menembus Langit" juga sudah diadakan di berbagai kota. Diantaranya Makassar, Yogjakarta, Medan, dan lain-lain. Sesampainya di lokasi acara, Molzania sempat terbengong-bengong. Ternyata rame banget suasananya. Mana malam minggu pula. Baper ngeliatin orang-orang pada bawa pasangan masing-masing hikz. Sempat hopeless nggak kebagian foto bareng saking ramenya. 

Memang ya segala sesuatu butuh perjuangan. Setelah beberapa kali mencoba, menembus keramean dengan kursi roda plus tereak-tereak minta foto, akhirnya kesampean juga foto bareng artis. Kesempatan nggak datang dua kali guys. Selagi kesempatan itu masih bisa dikejar, ya kejer. Di Kota Palembang sendiri nggak semua pemeran film "Terbang: Menembus Langit" datang. Artis yang datang ke sini itu Dion Wiyoko, Dinda Hauw, Laura Basuki, Melissa Karim, dan lain-lain. Sayangnya artis favorit Molzania koko Delon ga datang ke Palembang hikz. Ahh terserahlah yang penting bisa foto bareng artess.. wkwk.


Setelah acara meet and greet berakhir, maka tibalah waktu buat nobar. Sayangnya artisnya nggak ikutan nobar. Tapi sebelum film dimulai, mereka kumpul gitu di space depan between layar dan bangku penonton. Mereka mengucapkan selamat menonton dan menyampaikan permohonan maaf nggak bisa ikut nobar karena harus pulang ke Jakarta. Peserta nobarnya yang lumayan banyak malam itu langsung bersedih sewaktu mendengarnya. Tapi kita kembali diajak foto bareng dengan berbagai pose. Nantinya foto-foto yang tadi dishoot akan diposting di sosial media Demi Istri.

Film "Terbang: Menembus Langit" sendiri merupakan film besutan Fajar Nugros produksi dari Demi Istri Production. Oiya, sutradaranya juga hadir kemarin, tapi nggak tau yang mana. Karena filmnya sendiri belum tayang di bioskop, Molzania nggak bakalan ngasih spoiler disini. Tapi film ini diadaptasi dari kisah nyata seorang motivator dunia asal Indonesia keturunan Chinese bernama Onggy Hianata.


Film ini layak ditonton oleh semua umur. Ada banyak hikmah dan pelajaran dari film ini. Salah satunya ialah kisah serba-serbi kehidupan antara pribumi dan warga keturunan. Fajar Nugros sang sutradara berhasil memainkan emosi penonton. Ada beberapa scene yang membuat kita bersedih dan berlarut, tapi sejenak kemudian kita malah tertawa terbahak-bahak.

Menurut Molzania itulah yang dinamakan kehidupan. Kadang diatas dan kadang dibawah. Ada satu moral yang diajarkan sepanjang film ini, bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Meskipun begitu kita tidak boleh menyepelekan peran Allah SWT Sang Pengatur Kehidupan. Selain berusaha, kita juga harus tetap berdoa. Bagaimanapun semua makhluk di dunia ini adalah milikNya. 


Jadi kalo lagi senang, nggak usah terlalu senang. 
Ketika sedih, ya nggak usah terlalu sedih. 

Selalu ada hal yang menyenangkan, dibalik kesedihan dan kegagalan. Jika kita mau menyikapi semuanya dengan senyuman, insya Allah meski gagal terus-menerus, kita tak akan pernah limbung dan putus asa. Karena lagi-lagi, itulah rasa kehidupan di dunia. Kita nggak melulu meraih kesenangan, tetapi kita juga menerima kepahitan. Orang sukses bukan yang melulu hidup senang, tapi orang yang bisa terus survive baik disaat lapang maupun sempit.


Film berdurasi dua jam itu cukup membuat mata Molzania sedikit pedas. Maklumlah Molzania harus berjuang melawan dua rasa; rasa takjub karena filmnya keren, dan rasa kantuk karena malam semakin larut. Untuk anak dibawah 12 tahun butuh pengawasan orangtua. Soalnya ada adegan kisseu-kisseunya disini. Dion dan Laura sempat melakukan adegan kisseu pas scene mereka menikah. Jadi siap-siap tutup mata aja ya hehehe...

Ayo dukung kemajuan perfilman Indonesia dengan menonton film karya anak bangsa. Film "Terbang: Menembus Langit" salah satu film yang Molzania rekomendasikan untuk ditonton. Jangan lupa catat jadwal tayangnya ya yaitu tanggal 19 April 2018. Psstt... jangan lupa siapin tisu karena Molzania jamin kalian bakalan terharu menonton filmnya. ^_^

Molzania.com merupakan blog pribadi milik Firsty Ukhti Molyndi. Memiliki hobi menulis sejak kecil. Blog ini sebagai sarana menyalurkan minat dan aspirasinya.