Mimpiku, Mimpimu dan Mimpi Kita Bersama

Konon usia 40 ialah usia pertengahan dari siklus kehidupan manusia. Masa dimana kita tidak lagi muda, namun tak bisa juga dibilang tua. Harapannya saat masa itu tiba kita sudah menikmati hasil. Bukan lagi merintis, tapi telah memanen buah yang kita tanam di masa muda.


Molzania saat ini sedang berimajinasi seperti apa di usia 40 nanti. Tahun 2018 usia Molzania baru berada pada pertengahan dua puluh. Perlu sekitar satu setengah dekade lagi untuk mencapai angka 40. Tapi Molzania sadar waktu menuju kesana sesungguhnya sangatlah sebentar. Seperti dulu ketika Molzania kecil ingin jadi besar, tau-tau sekarang sudah dewasa. Tidak ada salahnya kita menginginkan yang terbaik untuk diri sendiri.


Berikut beberapa hal yang kuimpikan

tercapai sebelum usia 40:


  • 1. Pergi Keliling Dunia


Selain menjelajahi negeri sendiri, mimpi terbesarku bisa terbang ke negara J2K: Jepang, Jerman dan Korea. Kenapa? karena katanya ketiga negara itu termasuk yang ramah disabilitas. Jadi Molzania bisa banget jalan-jalan sendirian di sana. Melihat sisi lain dari dunia, sekaligus bertemu dengan orang-orang baru yang berbeda latar belakang serta bahasanya.

  • 2. Pergi Haji dan Umroh Sekeluarga

Sebagai seorang muslim, siapa sih yang tak ingin ke tanah suci ? Melihat Ka’bah lewat gambar saja sudah merindu, apalagi bisa menyaksikan secara langsung.

  • 3. Punya Rumah dan Mobil Pribadi

Kalo yang ini, Molzania yakin sobat juga mau. Molzania inginnya bisa hidup mandiri ke depannya. Di usia 40 saatnya menyenangi dan membiayai mimi dan ayah di masa tua mereka. 😀😀

  • 4. Hidup sehat dan panjang umur sekeluarga


Ini nih yang sulit. Maka persiapan terbaik itulah kuncinya. Hidup ini penuh misteri. Nggak ada yang tahu seperti apa kita di masa depan..

Terkait hal tersebut, Molzania punya pengalaman pribadi. Jadi dua tahun lalu Molzania berhasil lulus tes pendidikan lanjutan di Program Profesi Akuntan (PPAk) Universitas Sriwijaya. Seneng banget dong pastinya.


Ternyata setelah resmi lulus, kita diwajibkan untuk ikut tes kesehatan di Unsri Indralaya. So, pagi-pagi buta Molzania udah ngebut kesana yang kurang lebih dari Palembang lamanya dua jam. Tau apa hasilnya? Molzania dinyatakan kena hipertensi.

Padahal Molzania nggak pernah sakit sebelumnya. Pun tidak merasakan gejala apa-apa. Itulah kenapa hipertensi sering disebut sebagai silent disease. Soalnya kemunculannya sering mendadak. Dengan memiliki asuransi, sangat membantu untuk mengurangi biaya rumah sakit. Istilahnya, kita menabung untuk peristiwa tak terduga di masa depan.



Untuk itu, Molzania BUTUH Asuransi Jiwa perlindungan untuk seluruh keluarga yang merupakan sebuah Investasi Terbaik Zaman NOW. Ada pepatah yang mengatakan kalau sakit itu mahal. Biaya rawat inapnya bisa berJUTA-JUTA. Belum biaya operasional sehari-hari selama kita bermalam.

Bagaimana kriteria asuransi yang tepat? Kita tidak perlu ragu memilih asuransi yang ada UNIT LINKnya untuk double keuntungan. Asuransi jenis ini tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga sembari berinvestasi. Jangan lupa sesuaikan dengan kebutuhan sobat sekeluarga, juga pilih Asuransi yang terpercaya. Pastikan pula kalian mendapatkan pelayanan maksimal dan KLAIM yang mudah.



Manfaat Asuransi boleh jadi nggak langsung kita rasakan saat ini juga. Namun akan kita petik saat usia 40. Pilihan hidup sehat ada di tangan kita. Terakhir jangan sampai salah pilih asuransi, pastikan itu memang Asuransi TERBAIK dari Commonwealth Life.

Molzania.com merupakan blog pribadi milik Firsty Ukhti Molyndi. Memiliki hobi menulis sejak kecil. Blog ini sebagai sarana menyalurkan minat dan aspirasinya.