Tips Mengolah Resep Donat Terbaik yang Enak, Lembut dan Tahan Lama

Berbagi resep donat terbaik siapa saja bisa melakukannya. Ada banyak resepnya yang bisa dicari di internet. Masalahnya karena terlalu banyak, jadi terkadang bingung mau memilih yang mana. Malah seringkali pula menemukan resepnya tidak bekerja dengan baik. Donat yang kita bikin malah gagal dan keras. Padahal sudah berupaya yang terbaik dalam melakukan step demi step cara pembuatannya.


Siapa sih yang tak kenal dengan donat? Camilan yang satu itu disukai oleh siapa saja. Dari anak-anak, dewasa, maupun orangtua menyenanginya. Ada kalanya donat ditambah dengan topping tertentu. Baik topping manis maupun asin. Pada dasarnya donat merupakan roti yang digoreng. Seringkali donat dibentuk cincin dengan lubang ditengahnya. 

Konon donat dibawa oleh imigran asal Belanda pertama kali ke Amerika Utara seraya memperkenalkan penganan khas lainnya; seperti kue kering, pai krim, dan pai buah. Sementara itu donat yang berbentuk cincin dikenalkan oleh Hanson Gregory, seorang kapten kapal asal Denmark yang makan roti goreng sambil menyetir kapal, lalu rotinya ditusukkan ke roda kemudi kapal sehingga bolong di tengahnya.


Berikut tips mengolah donat terbaik untuk membuat donat yang enak, lembut dan tahan lama. Kuncinya terletak pada pemilihan bahan-bahan yang diperlukan dan cara pembuatan. Tips berikut ini ini disusun berdasarkan pengalaman pribadi, yaitu; 

1. Memilih Margarine

Perbedaan utama antara margarine dan mentega itu pada bahan pembuatannya. Adapun mentega atau butter terbuat dari lemak hewani. Sementara itu margarine terbuat dari lemak nabati. Dari aspek kesehatan, tentu saja margarine jauh lebih sehat. Selain itu, untuk membuat adonan donat yang lembut, komposisinya juga tak kalah penting. Margarine atau mentega yang ditambahkan hendaknya 150 gram untuk 1 kg tepung terigu. Berlaku kelipatan.


2. Pengolahan Ragi yang Tepat

Proses yang tak kalah penting selanjutnya ialah pengolahan ragi. Fungsi ragi antara lain membuat adonan donat mengembang. Ragi instan yang terdapat di pasaran memiliki tekstur butiran kasar mirip tepung terigu. Untuk ragi yang berkualitas, pilihlah ragi yang masih aktif. Tandanya terdapat buih pada larutan ragi yang dicampurkan ke dalam air. 

3. Pengulenan Adonan

Teknik mengulen adonan donat yang baik ialah hingga adonan menjadi kalis. Artinya adonan donat tidak lagi terasa lengket di tangan maupun di wadah. Teknik pengulenan yang tepat akan membuat tekstur donat menjadi bersarang dan lembut.


4. Menambahkan Bahan Tambahan ke Dalam Donat

Bahan tambahan ini bertujuan untuk memberikan sentuhan tradisional sehingga donat menjadi lebih variatif. Selain itu donat yang dibuat akan menjadi lebih kaya rasa dan wangi. Bahan-bahan yang dimaksud antara lain kentang, singkong, ubi ungu, ubi merah, dan lain-lain. Tentunya tidak susah dicari di tempat sobat, bukan? Perpaduan yang tepat untuk donat dengan rasa otentik asli Indonesia.

5. Teknik Menggoreng Donat

Untuk mendapatkan donat yang lebih wangi, campurkan satu sendok mentega ke dalam minyak untuk menggoreng. Penggunaan mentega pada minyak goreng juga bertujuan untuk mempercantik warna donat. Gunakan api kecil saat memanaskan minyak agar donat tidak gosong. Setelah minyak panas, segera goreng donat hingga berwarna kuning keemasan.


Itulah tips mengolah donat terbaik yang dapat segera sobat coba dirumah. Insya Allah jika kesemua tipsnya dijalankan dengan baik, kelembutannya akan bertahan selama 3 hari. Jangan lupa simpan donat dalam wadah bersih yang tertutup agar tetap higienis. Selamat mencoba! Salam hangat dari Molzania. ^_^

Molzania.com merupakan blog pribadi milik Firsty Ukhti Molyndi. Memiliki hobi menulis sejak kecil. Blog ini sebagai sarana menyalurkan minat dan aspirasinya.