Ketika Tulisan Tangan Mampu Berkata-Kata

Sebetulnya Molzania ketemu ini secara nggak sengaja. Salah seorang teman membagikan informasi ini melalui WhatsApp Group. Dipikir Molzania ini tuh seru banget, sekaligus menambah pengetahuan. Jadi kenapa nggak coba join saja. Apalagi kelasnya dikasih gratis pula. Molzania jadi makin semangat untuk gabung.


Apa sih yang sedang Molzania bicarakan? Baru-baru ini Molzania mencoba kelas online yang bertema tentang Graphology. Kelas ini dipersembahkan oleh komunitas SisterFillah. Narasumbernya sendiri ialah Kak Fitri Yulia Agustina, seorang grafolog asal Bandung yang saat ini mengelola sebuah Educational Event Management dan berfokus pada training pemberdayaan diri. Dikarenakan kelasnya tidak bertatap muka, jadi kita semua berbincang-bincang melalui WhatsApp Group.

Sebetulnya apa itu Graphology? Secara garis besar, istilah graphology berasal dari dua kata yaitu Graphic yang berarti tulisan dan logos yang artinya keilmuan. Jadi sudah menangkap kan keseruan apa yang ada di kelas tersebut? Yep bener banget, intinya pada kelas ini kita akan mempelajari kepribadian atau karakter seseorang lewat tulisan tangannya.


Beberapa hari sebelum kelas dimulai, kita semua disuruh untuk menulis cerita tentang diri sendiri di sebuah kertas selembar. Kertasnya WAJIB kertas HVS tanpa garis-garis alias putih bersih. Tujuannya tak lain tak bukan untuk mengetahui karakter asli dari tulisan tangan kita. Tulisan tangannya nggak perlu bagus, minimal yang bisa dibaca saja. Ilmu graphology itu bukan bertujuan untuk memperindah tulisan, tapi semata untuk membaca kepribadian lewat tulisan tangan.

Sepakat dong tulisan tangan setiap orang tidaklah sama selayaknya sidik jari? Makanya lewat graphology, tulisan kita nantinya akan diuji berdasarkan bentuk huruf, tekanan, margin kiri/kanan, spasi, baseline dan lain sebagainya. Ilmu Graphology sendiri sebenarnya merupakan salah satu cabang dari psikologi. Jadi yang kita bahas disini betul-betul murni ILMU, bukan semacam mistik dan TIDAK berhubungan dengan jin dan alam ghaib.


Awalnya Molzania sempat khawatir gitu, ini ilmunya bagaimana sih? Aman nggak bagi awam? Apa benar karakter kita bisa diubah lewat tulisan? Ternyata Molzania dapatkan jawabannya melalui kelas ini. Konsep bahwa karakteristik dan individu dapat diubah melalui tulisan tangan dinamakan dengan graphotherapy. 

Sejak pertengahan 1900an telah banyak ilmuwan yang mengembangkan ilmu Graphology ini. Salah satunya Professor Charles Henry. Penelitiannya menunjukkan terdapat korelasi positif antara perubahan tulisan tangan dengan perubahan karakter. Sementara itu menurut Paul de Ste yang merupakan penulis Graphoteurapeutics banyak karakter dalam karakter atau kepribadian seseorang yang diperkuat dan diperlemah lewat tulisan tangan.


Sementara itu Dr. Pierre Menard, dosen dan pakar psikologi meneliti bahwa graphology juga dapat mengubah perilaku anak-anak dengan merubah gaya tulisannya. Jadi ilmu graphology dapat diterapkana oleh semua usia. Baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa. 

Untuk yang sedang mencari pekerjaan, ilmu ini juga baik untuk diterapkan lho. Bagian HRD biasanya akan membaca karakter pekerja lewat tulisan tangan. Perusahaan cenderung akan memilih pekerja yang rajin dan giat bekerja ketimbang yang pintar. So, ilmu ini penting banget untuk semua orang. Bahkan ilmu graphology juga banyak diterapkan oleh kepolisian untuk mengungkap karaktet pelaku kriminal yang cenderung psikopat.


Allahu Akbar! Di dunia saja tulisan tangan bisa bikin repot. Apalagi ketika di akhirat nanti dimana tangan kita bisa berbicara. Buat teman-teman yang penasaran dengan ilmu graphology ini, pada artikel berikutnya Molzania akan menulis artikelnya tentang ilmu apa saja yang Molzania pelajari disana. Jangan lupa bagikan artikel ini ke sosial media kalian ya untuk saling berbagi ilmu. Ditungguin kejutan berikutnya dari tulisan ini ya ^^

Molzania.com merupakan blog pribadi milik Firsty Ukhti Molyndi. Memiliki hobi menulis sejak kecil. Blog ini sebagai sarana menyalurkan minat dan aspirasinya.