Kisi-Kisi Ujian CA Sistem Informasi dan Pengendalian Internal

Tepat kamis seminggu yang lalu, Molzania kembali ikut ujian Chartered Accountant untuk yang ke-4 kalinya. Kali ini Molzania mengambil mata ujian SIPI alias Sistem Informasi dan Pengendalian Internal. Seperti biasa setelah ujian Molzania akan membagikan kisi-kisi tentang materi ujian yang barusan Molzania alami. Lengkap dan spesial untuk bubblelaters semua,, !


Salah satu tantangan yang Molzania khawatirkan ialah soal studi kasus. Lumayan banyak yang membantu terutama dari teman-teman di grup Chartered Accountant Indonesia di Facebook. Salah satu tujuan membuat grup khusus CAI ya itu, saling berbagi informasi dan kisi-kisi ujian CA. Saat ini sudah cukup banyak yang bergabung disana. Molzania sendiri tidak menyangka kalau anggota yang ingin bergabung banyak. Soalnya ujian CA memang terbilang sulit.

Persiapan Molzania untuk ujian SIPI ini tidak terlalu banyak. Hanya membaca modul dan beli buku tambahan. Buku yang Molzania beli pun tersedia secara online. Ada beberapa versi baik original atau kw. Tinggal pilih saja yang sesuai budget. Kemarin sih beli di Tokopedia. Judul bukunya Sistem Informasi Akuntansi karya Marshall B. Romney dan Paul John Steinbart dari Salemba 4 edisi 12.
Buku ini sudah lumayan banyak edisinya. Jadi kalau bisa ya pilih edisi yang terbaru. Tahu buku ini dari referensi buku yang ada di modul CA SIPI. Toh memang buku ini sangat membantu. Kalau yang ingin sukses ujian CA lebih baik pelajari buku ini. Ketimbang modul SIPI sendiri, buku ini lebih worthy mengupas tuntas tentang kisi-kisi ujian CA. Soal yang sama persis dengan ujian pun hampir 100 persen. Kekurangannya siap-siap saja terkena serangan jantung soalnya buku ini mencapai 800an halaman lebih. Haha.

Ok, selanjutnya kita mulai membahas materi dari studi kasus ya. Soal studi kasus CA SIPI kemarin hanya ada dua soal. Kasusnya diambil dari salah satu artikel dari Siaran Pers Bank Indonesia. Isinya kurang lebih membahas isu-isu terbaru dari SIPI yang ada di Indonesia. Tepatnya tentang peralihan sistem pembayaran manual ke sistem pembayaran non tunai baru-baru ini. Saran dari Molzania untuk bisa menjawab studi kasus ujian SIPI adalah sobat harus banyak-banyak membaca berita tentang keuangan di portal online, baik itu Kompas, Detik, dan lain-lain.   


Pertanyaan pertama dari soal studi kasus kita ditanya tentang pengaruh dari kebijakan BI tersebut terhadap perusahaan yang masih menggunakan sistem tunai. Soal yang kedua menanyakan tentang rancangan pengendalian yang dilakukan terhadap sistem baru tersebut. Kita harus mengklasifikan rencana pengendalian tersebut ke dalam lima kategori; pengendalian preventif, pengendalian deteksi, pengendalian koreksi, pengendalian umum dan pengendalian aplikasi.

Gimana nih sobat tanggapan atas soal studi kasus Molzania kemarin? Menurut Molzania sih fifty-fifty. Kita disini dituntut untuk bisa mencerna apa yang diminta dalam soal disesuaikan dengan apa yang telah dipelajari di modul. Molzania nggak akan membahas jawaban soalnya ya disini. Biarkan sobat mengembangkan jawaban sendiri saja based on your own opinion. Soalnya opini kita kan beda-beda. Hehe.


Lanjut ke soal essay yang jumlah soalnya hanya tiga biji. Akan tetapi soal pertama beranak 4 loh. Untuk soal pertama ini lebih masuk ke bahasan studi kasus ketimbang materi. Ceritanya ada sebuah perusahaan dimana bagian SDM dan bagian penggajiannya terpisah. Divisi penggajian awalnya dimasukkan ke dalam departemen keuangan. Nah masing-masing bagian memiliki kualifikasi pendidikan yang berbeda-beda. Bagian SDM kebanyakan karyawannya berasal dari pendidikan non akuntansi (hukum, psikologi, dll), sementara bagian penggajian diisi oleh akuntan.

Dari kasus tersebut, kita lagi-lagi diminta untuk mencerna apakah hal yang dipisahkan tersebut diperbolehkan. Lalu soal selanjutnya kita ditanyakan manfaatnya bila terjadi penggabungan, dampak dan pengaruh dari penggabungan, dan sebagainya. Intinya soal yang ditanyakan merupakan pengembangan dari pernyataan soal yang pertama.


Dua pertanyaan essay lainnya termasuk ringan. Soal essay kedua menanyakan tentang arti pengendalian internal dan kaitannya dengan direksi dan komisaris. Terakhir ditanyakan pula pengertiann dari; general ledger reporting system, transaction process system dan management reporting system. Adapun soal pilihan ganda tidak terlalu sulit sih. Terpenting bisa menguasai modul plus pahami bahasa Inggris. Beberapa pilihan ganda ada yang disajikan dalam bahasa Inggris. Bukan soalnya ya tetapi a, b, c. d-nya itu loh.

Itulah kisi-kisi lengkap materi ujian SIPI Molzania kemarin. Tidak hanya itu untuk berjaga-jaga, Molzania juga akan membagikan kisi-kisi soal ujian SIPI periode-periode lalu yang didapat dari beberapa teman ppak di grup CAI. Kisi-kisi soal ujian CA periode sebelumnya itu berkisar antara flow chart & diagram, virus-virus komputer (ada dibukunya SIAnya si Paul), XBLR, dan elemen pengendalian internal COSO. Saran Molzania kita harus setidaknya menguasai semua elemen pengendalian internal 3 CO (COBIT, COSO dan COSO ERMF). 


Studi kasus CA periode sebelumnya juga pernah membahas Revaluasi Aset PLN selama dua kali berturut-turut. Jadi pastikan kalian juga mempelajari artikel tersebut. Selesai. Saat ini total udah ada empat mata ujian CA yang sudah Molzania bagikan kisi-kisinya. Keempatnya yaitu Etika Profesi dan Tata Kelola Korporat, Akuntansi Manajemen Lanjutan, Manajemen Stratejik, dan Sistem Informasi dan Pengendalian Internal. Untuk yang lainnya harap bersabar ya tunggu Molzania selesai ujian baru akan dibagikan. ^^

Sekian dulu artikel Molzania tentang ujian Chartered Accountant Indonesia. Kalau kalian suka dengan artikel Molzania jni, jangan lupa share ke teman kalian yang juga membutuhkan informasi tentang kisi-kisi ujian CA. Jangan sungkan pula untuk gabung dengan Molzania di grup Facebook Chartered Accountant Indonesia. Mudah-mudahan semua informasi yang Molzania bagikan bermanfaat untuk sobat bubblelatte. Salam hangat dari Molzania ^_^

Molzania.com merupakan blog pribadi milik Firsty Ukhti Molyndi. Memiliki hobi menulis sejak kecil. Blog ini sebagai sarana menyalurkan minat dan aspirasinya.