Cita-Cita Untuk Negeriku : Negeri yang Terlalu Politik

Negeri itu kaya dan subur. Berbagai macam pemandangan indah bertebaran di hampir seluruh wilayah negeri. Bahkan salah satu pulaunya yang besar mampu memenuhi dan menyejahterakan seluruh penduduknya selama 30 tahun. Sesuatu yang seharusnya sangat disyukuri oleh penduduknya. Tak hanya itu negeri ini berposisi sangat sangat strategis dan dulu pernah menjadi pusat pelayaran dan perdagangan terbesar di Asia Tenggara, Itulah negeriku, negeri yang satu, Indonesia!

Sudah genap sembilan belas tahun aku dilahirkan dan dibesarkan di Negara Indonesia. Sebenarnya sungguh berat jikalau aku nanti harus meninggalkan Indonesia. Sudah terlalu banyak kenangan-kenangan manis dan indah yang tak terpisahkan dalam hidupku ini. Namun apa daya. Aku juga harus mewujudkan cita-citaku. Menjadi diplomat suatu hari nanti.

Entah apa alasanku sebenarnya memilih cita-cita ini. Yang pasti menurutku menjadi seorang diplomat begitu menyenangkan sekaligus akan membuatku merasa bangga dengan berusaha memperkenalkan lebih jauh negeriku pada masyarakat dunia. Kuharap saat aku menjadi seorang diplomat nanti aku bisa membuktikan pada dunia bahwa Negriku Indonesia adalah negeri yang hebat, kaya, dan makmur. Bahwa Indonesia adalah negeri yang tak tertandingi dan bisa disejajarkan dengan negara-negara besar lainnya yang selama ini kukenal, Jerman dan Jepang.

Setiap hari-terlebih saat aku menikmati tayangan berita tentang Indonesia di televisi-aku selalu berharap bahwa semua yang terjadi hanyalah mimpi. Sebuah mimpi buruk. Suatu saat nanti akan hilang dan dilupakan. Oleh sebab itu, aku benci politik. Politik Indonesia kotor dan menjijikkan. Terlalu banyak realita pedih yang terjadi di masyarakat akibat politik. Politik yang terjadi di Indonesia cenderung lebih menguntungkan pribadi yang bersangkutan dengan berlabel ATAS NAMA RAKYAT.

Peristiwa demi peristiwa terus menerus terjadi dengan begitu menyedihkan. Akibatnya Rakyat Indonesialah yang terus menjadi korban-yang sebagian besar miskin-para elite politik. Aku sungguh tak habis pikir. Tidakkah mereka mempunyai Tuhan yang melihat dan mendengar segala tindak tanduk mereka yang mengatasnamakan RAKYAT? Sesungguhnya semua ini pastilah hanya mimpi bagi orang miskin sepertiku untuk bisa mewujudkan cita-citaku ini? Aku hampir mati rasa.


Sesungguhnya dengan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia harusnya bisa menyejahterakan seluruh lapisan rakyat. Tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Negeri Indonesia bak negeri yang terlalu politik. Dimana-mana politik. Berita-berita mengupas habis masalah politik. Memang benar politik bisa membawa kepada kekuasaan yang berujung pada kekayaan. Namun, setiap elite penguasa yang lahir dari politik itu awalnya disumpah untuk tidak menyia-nyiakan rakyatnya. Kemana sumpah mereka semua? Benarkah uang itu telah sebegitu benar menutupi dan bahkan menjalari rongga hati mereka sehingga mereka lupa atau justru malah melupakan?

Inilah potret buram negeriku. Aku ingin mengubahnya, Mengubah cara pandang masyarakat dunia agar tidak sekali-kali meremehkan negeriku. Negeri yang kaya, subur, dan damai sejahtera.

Molzania.com merupakan blog pribadi milik Firsty Ukhti Molyndi. Memiliki hobi menulis sejak kecil. Blog ini sebagai sarana menyalurkan minat dan aspirasinya.