cerita chuseok
Info Seru

Cari Tahu Fakta Menarik Perayaan Chuseok di Korea Selatan

Pernahkah Sobat mendengar tentang perayaan Chuseok? Chuseok adalah salah satu perayaan terbesar yang ada di Korea Selatan. Perayaan ini merupakan perayaan untuk hari panen musim gugur. Selain itu, Chuseok menjadi momen untuk menghormati anggota keluarga yang lebih tua.

Ada pula yang menyebut perayaan Chuseok sebagai hari raya Thanksgiving ala Korea. Perayaan ini terjadi pada 21 September di tahun 2021 dengan hari libur nasional dari tanggal 20 September – 22 September 2021. Saat hari penting tersebut tiba, biasanya orang Korea akan kembali ke kampung halaman untuk menikmati waktu bersama keluarga.

Mengenal Makna dan Sejarah Chuseok

Hari raya Chuseok bisa diartikan sebagai hari bulan purnama yang jatuh pada hari ke-15 bulan 8 kalender imlek. Perayaan ini dilalukan dengan tujuan untuk mensyukuri hasil panen yang berlimpah. Tidak heran jika hari Chuseok lebih akrab disebut sebagai hari festival bulan panen di Korea.

Hari raya Chuseok ternyata sudah ada sejak zaman kerajaan Silla, yakni pada 57 SM – 935. Pada zaman dulu, Chuseok dikenal sebagai Hangawi dengan Han yang berati raya dan Gawi yang berati tengah. Jadi, sering dianggap sebagai hari besar di tengah musim gugur.

FAKTA MENARIK PERAYAAN CHUSEOK DI KOREA SELATAN

Orang-orang saat pulang ke rumah akan membawa hadiah untuk keluarga. Selain itu, mereka juga akan menggunakan pakaian tradisional hanbok. Hadiah yang dibawa biasanya berupa ginseng, buah, minyak, dan ikan. Hal ini karena hadiah tersebut menjadi simbol aliran sehat dalam kehidupan dan pekerjaan.

Selain dianggap sebagai momen ungkapan syukur, perayaan Chuseok juga menjadi momen untuk berbagi dengan sesama yang kurang beruntung. Jadi, nantinya hasil panen dari musim semi dan musim panas akan dibagikan kepada sesama yang dilanda musibah. Dengan kata lain, makna dari perayaan Chuseok adalah cinta kepada keluarga, rasa terima kasih, dan berbagi rezeki.

Baca Juga:  5 Pepatah dan Peribahasa Wong Palembang Jaman Dulu

Kegiatan yang Dilakukan Saat Perayaan Chuseok

Setelah melihat secara singkat tentang sejarah Chuseok, apakah Sobat ingin tahu lebih banyak tentang perayaan tersebut? Ternyata, selain menjadi momen pulang kampung, ada beberapa kegiatan yang biasanya dilakukan saat perayaan Chuseok. Apa sajakah itu?

  1. Upacara Penghormatan

Salah satu kegiatan yang sangat penting dan biasa dilakukan saat perayaan Chuseok adalah upacara penghormatan. Biasanya putra atau putri tertua akan mempersiapkan meja dan jamuan makan. Jamuan tersebut terdiri dari banyak makanan khas Korea yang disajikan untuk orang lebih tua.

Mulai dari buah-buahan, sup, kue beras, soju, daging, dan makgeolli yang akan diletakkan di atas meja rendah. Nantinya akan ada tikar yang digelar seluas tempat upacara berlangsung. Setelah itu, anggota keluarga akan membungkuk untuk menghormati para leluhur kurang lebih 6 kali.

Selain itu, biasanya disertai dengan doa yang diucapkan untuk kesehatan dan kehidupan yang makmur. Kegiatan ini akan berlangsung selama 10-15 menit. Jika sudah, anggota keluarga akan menyantap hidangan yang sama dengan yang tersaji di jamuan upacara.

Kemudian, di pagi hari perayaan Chuseok, upacara peringatan akan diadakan oleh anggota keluarga. Upacara tersebut disebut charye dengan tujuan untuk menghormati para leluhur. Biasanya, charye diadakan dua kali dalam satu tahun, yakni dalam Seollal dan Chuseok.

Saat perayaan Chuseok, beras yang baru dipanen, alkohol, dan songpyeon menjadi persembahan kepada para leluhur. Songpyeon adalah kue beras dengan bentuk bulan separuh. Setelah itu, anggota keluarga akan duduk bersama di meja untuk makan bersama.

  1. Melakukan Kunjungan ke Makam Keluarga

Kegiatan kedua dalam perayaan Chuseok adalah berkunjung ke makam keluarga atau sering disebut sebagai seongmyeo. Kegiatan ini termasuk sebagai tradisi kuno yang masih sering dilakukan sebagai tanda rasa hormat dan apresiasi kepada para leluhur.

Baca Juga:  Panggilan Sayang dan Kata-Kata Romantis Bahasa Palembang

Saat proses seongmyeo dilakukan, anggota keluarga akan membersihkan rumput liar di sekitar makam. Selain itu, anggota keluarga juga akan memberi hormat kepada leluhur dengan penghormatan yang sederhana.

  1. Permainan Rakyat Tradisional

Hari perayaan Chuseok menjadi salah satu hari penting dan banyak dinantikan. Pasalnya, di hari Chuseok, terdapat berbagai hiburan dan permainan rakyat. Mulai dari samulnori atau kuartet perkusi tradisional, talchum atau tari topeng, tarian melingkar Korea atau ganggangsullae, dan gulat tradisional Korea atau ssireum.

Permainan gangangsullae dilakukan selama perayaan hari ke-15 dari kalender imlek pertama dan Chuseok. Nantinya, para wanita akan menggunakan hanbok dan bergandengan tangan hingga membentuk lingkaran besar sembari bernyanyi bersama-sama.

Sementara itu, permainan yang tidak kalah menarik dan ditunggu-tunggu adalah ssireum. Pertandingan gulat satu lawan satu ini membutuhkan kekuatan dan keterampilan. Nantinya, pertandingan akan diadakan pada lubang pasir melingkar.

  1. Menonton Acara Hiburan di TV

Bagi orang Korea yang merasa terlalu malas dan ingin bersantai di hari libur Chuseok, maka mereka akan menonton drama atau acara TV. Biasanya, saat hari Chuseok tiba, ada banyak sekali tayangan hiburan yang cocok untuk ditonton sendiri atau bersama keluarga.

  1. Pergi ke Tempat Wisata

Ada lagi kegiatan lainnya yang bisa dilakukan oleh orang Korea saat perayaan Chuseok. Orang Korea akan melakukan tamasya ke tempat yang terkenal di daerah tersebut. Biasanya tempat wisata yang dipilih berlatar sejarah. Mulai dari Deoksugung Palace, Changdeokgung Palace, dan lain sebagainya.

mengenakan hanbok

Di tempat wisata tersebut, Sobat bisa menemukan tempat penyewaan pakaian tradisional Korea berupa hanbok. Tidak hanya memilih destinasi wisata yang berlatar sejarah saja, tapi Sobat juga bisa memilih destinasi wisata yang populer dan menarik untuk dikunjungi.

Baca Juga:  Gembok Bernyanyi Solusi Keamanan Rumah Sebelum Bepergian

Mengenal Makanan Khas Saat Perayaan Chuseok

Selain sejarah Chuseok dan tradisinya yang unik, ternyata perayaan Chuseok juga identik dengan makanan khasnya. Sobat bisa menemukan banyak sekali jenis makanan saat perayaan Chuseok tiba. Hal ini karena memeriahkan dan untuk merayakan panen yang berlimpah di tahun tersebut.

Namun, terdapat salah satu jenis makanan yang dianggap penting dan merepresentasikan sebagai perayaan Chuseok. Makanan tersebut adalah songpyeon. Makanan ini dibuat dari tepung beras yang diuleni sampai berbentuk kecil. Bahkan, bentuknya dibuat lebih kecil dibandingkan dengan bola golf.

Adonan songpyeon akan diisi dengan biji wijen, kacang merah, kastanye, beserta bahan lainnya sebelum dikukus. Biasanya, saat pengukusan dilakukan, songpyeon dilapisi dengan jarum pinus. Tujuannya untuk memberikan aroma pinus yang menyegarkan.

makanan khas chuseok

Makanan khas perayaan Chuseok akan dibuat bersama di malam hari sebelum perayaan Chuseok. Menurut anekdot kuno Korea, orang yang bisa membuat songpyeon dengan bentuk cantik maka akan mempunyai bayi yang cantik.

Selain itu, makanan khas untuk perayaan Chuseok, yaitu alkohol dan pancake Korea atau biasa disebut sebagai jeon. Jeon terbuat dari ikan dan daging merah yang nantinya diiris dan dicampur dengan sayuran. Setelah itu, akan digoreng sebentar dalam adonan tepung terigu beserta telur.

Itulah fakta menarik yang bisa Sobat ketahui dari perayaan Chuseok di Korea Selatan. Melihat sejarah, kegiatan yang dilakukan, dan makanan khasnya tergolong menarik, bukan? Apakah Sobat ingin ikut serta melihat perayaannya? Tentunya bagi muslim dilarang mengonsumsi alkohol, ya. ^^

192 Views

2 Komentar

Tinggalkan Balasan