Opini

Kumpulan tulisan random tentang pandangan hidup, perenungan dan ideologi ala Molzania

  • New Normal Hindari Asap Cegah Karhutla
    Opini

    New Normal Hadapi Musim Kemarau untuk Cegah Karhutla

    Sebagai warga kota Palembang, Molzania tahu betul rasanya berada di tengah-tengah bencana asap kebakaran hutan. Provinsi Sumatera Selatan menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang terkena dampak bencana asap akibat kebakaran hutan. Musibah terparah melanda pada tahun 2015 dan 2019 tahun lalu. Setiap menjelang pertengahan tahun seperti saat ini, selalu saja Molzania mengkhawatirkan apakah bakalan ada asap lagi pada tahun ini? Molzania tentu saja tidak ingin situasi tersebut kembali terulang. Nyatanya setiap tahun kondisi yang sama kembali terjadi. Kalau tidak salah ingat, kota Palembang mulai terkena dampak asap yang nyata sejak tahun 2014. Bertambah parah satu tahun setelahnya. Tahun-tahun berikutnya mulai merasakan ketakutan. Menghirup asap beracun hingga tak jarang membuat…

  • IM3 Ooredoo
    Opini

    Jalani Hidup Apa Adanya Tanpa Syarat Ketentuan

    Terpengaruh sosial media, orang-orang terbiasa menampilkan citra diri begitu sempurna. Bergaya glamour dengan latar yang prestige terkadang membuat orang jadi lupa diri. Sindrom “Pencitraan” begitulah orang-orang menamakannya. Keinginan untuk selalu tampil sempurna. Menjadi primadona agar mendapat attention dari dunia maya. Molzania pribadi sebagai pengguna sosial media seringkali terjebak. Upload foto diri yang paling keren dan bagus. Dapatlah feedback berupa love dan komentar dalam jumlah yang banyak. Senang? Tentu saja. Tetapi jika nanti nggak sengaja scrolling feed ternyata punya orang justru lebih bagus. Maka muncullah rasa depresi karena merasa iri. Ternyata temen rupanya terlihat lebih bahagia dan sukses. Sementara diri ini merasa segitu gitu aja. Akhirnya muncullah rasa minder. Saat keluar…

  • Opini

    Friend and Family Shaming : Antara Doa dan Harapan

    Molly, udah punya pacar? Kapan nikah? Di usia 20-an tahun ke atas seperti Molzania, seringkali saat lebaran mendapatkan banyak pertanyaan klasik. Berbagai pertanyaan yang seringkali diajukan oleh para orangtua. Jujur awal-awalnya sih biasa saja. Namun lama kelamaan kok ya malah risih. Secara psikologis, pertanyaan-pertanyaan di atas menimbulkan beban tersendiri. Apalagi jika pertanyaan tersebut diulang-ulang oleh orang yang tak hanya satu jumlahnya, melainkan banyak. Berhadapan dengan seorang disabilitas seperti Molzania, mungkin ada saja yang tidak enak hati melontarkan pertanyaan tersebut. Tapi nyatanya Molzania juga sering mendapat pertanyaan tersebut. Shaming sendiri berasal dari bahasa Inggris yang artinya ialah memalukan. Iyes, tau mereka yang bertanya bukan bermaksud kepo. Barangkali ada yang cuma iseng…

  • Opini

    Bukber Bareng Sahabat : Realita vs Ekspektasi

    Dulu sewaktu awal-awal kuliah, Molzania dapat banyak sekali undangan bukber. Baik itu dari temen-temen SD, SMP dan SMA. Namun sayangnya tidak semua undangan bisa terpenuhi. Alasannya dikarenakan hampir setiap tahun berturut-turut Molzania selalu mudik ke Jakarta. Sekalinya sempat datang, pertama dan terakhir tahun 2016 lalu. Molzania bukber bareng teman-teman SMP. Molzania masih ingat. Bukber itu kita adakan di salah satu hotel di kota Palembang. Memang nggak seluruhnya bisa hadir. Tapi yang hadir waktu itu bisa dibilang lumayanlah. Ada kali separuh lebih angkatan kami. Itupun sangat susah untuk menentukan tanggal bukber. Soalnya rata-rata teman sudah pada kerja semua. Jadi ada saja halangannya yang membuat acara bukber nyaris batal. Makin mendewasa acara…

  • Opini

    Lestari Hutanku, Bangkit Ekonomiku, Bijak Bestari Negeriku

    Tujuan manusia hidup di dunia ialah sebagai khalifah. Allah SWT sudah menciptakan jagad raya dan seisinya. Sehingga selanjutnya sudah seharusnya tugas manusia yang menjaganya. Sayangnya semakin banyak manusia yang kurang memahami, bahkan cenderung acuh tak acuh terhadap alam. Alih-alih bersahabat dengan alam, manusia malah merusaknya. Hanya sebagian kecil dari kita yang mau memikirkan kondisi alam. Padahal usia bumi semakin menua.     Imbasnya ulah menyakiti bumi tersebut, manusia sendiri yang menanggungnya. Setiap tahun sebanyak 60 juta orang di dunia terpapar cuaca ekstrim. Tidak peduli itu di belahan bumi Amerika, Australia, bahkan Afrika semua terkena dampaknya. Sedikit demi sedikit kondisi alam mengalami perubahan ke arah yang lebih buruk. Akibatnya tak jarang…