Saturday, August 26, 2017

Mengenal Tugu Belido Icon Baru Kota Palembang yang Mirip Merlion Singapura

Posted by with 8 comments
Kota Palembang terus berbenah. Pembangunan terjadi disegala penjuru kota. Setelah kemarin berusaha untuk melampaui kota Jakarta lewat pembangunan LRTnya, Kota Palembang kembali mengukir sejarah. Terbaru kota Palembang miliki icon baru yang dinamakan Tugu Belido. Tugu Belido Kota Palembang ini baru diresmikan sekitar tanggal 13 Agustus 2017 lalu. Letaknya berada di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB). 

Tugu Belido Palembang Saingi Merlion Singapura
Tugu Belido merupakan patung berbentuk ikan belida yang terkenal di Kota Palembang. Ikan Belida merupakan salah satu bahan pembuat pempek dan kerupuk khas Palembang. Ikan Belida merupakan ikan air tawar dengan nama latin Notopetrus Chitala HB termasuk dalam golongan ikan berpunggung pisau dari suku Notopteridae.

Ikan Belida memiliki warna abu-abu dengan ciri khas punggungnya yang seperti pisau. Punggungnya meninggi sehingga bagian perut tampak pipih dan melebar.  Sehari-hari ikan ini gemar memangsa ikan-ikan yang lebih kecil. Ikan Belida memiliki kepala yang berbentuk cekung dengan rahang yang memanjang sesuai umur sampai jauh melewati batas mata bagian belakang pada ikan yang sudah besar.

Ikan Belida Biasa Dijadikan Pempek
Dulu ikan ini mudah ditemukan berenang-renang di pinggiran anak sungai Musi. Awalnya masyarakat sekitar sering menjadikannya sebagai bahan pembuatan pempek. Namun sayangnya perburuan liar yang tak terkendali membuat ikan ini sudah sangat jarang dijumpai sekarang. Akibatnya masyarakat Kota Palembang memilih ikan tenggiri dan ikan gabus sebagai pengganti bahan baku pempek. Bahkan saat ini Ikan Belida yang namanya diambil dari salah satu anak sungai Musi ini tergolong hewan langka yang dilindungi pemerintah.  

Di Palembang sendiri sebenarnya masih banyak yang menjual pempek yang terbuat dari ikan Belida. Disini kami menyebutnya dengan nama "iwak belido". Dikarenakan ikannya tergolong langka, maka harga pempek dengan ikan ini tergolong mahal. Per kilo ikan belida giling bisa mencapai Rp. 300.000. Bandingkan dengan ikan gabus di Kota Palembang yang per kilonya hanya Rp. 30.000. Artinya harga ikan belida sendiri sudah 10 kali lipat dari ikan gabus.

Ikan Belida Hewan Langka yang Dilindungi
Source: fajarnugraha11
Kalaupun yang ada pempek ikan Belida yang dijual lebih murah, biasanya tidak murni 100% dari ikan Belida tapi sudah dicampur dengan ikan jenis lain. Biasanya dicampur dengan ikan gabus atau tenggiri untuk menekan harga. Kalau soal rasa tergantung selera masing-masing ya. Ada yang lebih suka pempek ikan belida, dan ada pula yang lebih suka dengan ikan gabus. Menurut Molzania, Pempek ikan Belida murni tanpa campuran rasanya lebih gurih dan manis. Tapi ya itu harganya juga ngeri-ngeri sedap muehehe... 

Tugu Belido ini didesain mirip seperti icon Merlion negara Singapura yang bisa memancarkan air. Air sungai Musi disedot, lalu dikeluarkan melalui mulut ikan. Bedanya Tugu Belido berada di pinggiran sungai Musi yang memisahkan daerah hulu dan hilir kota Palembang. Tugu Belido ini memiliki panjang 11 meter, berat 3 ton, dan diameter dari punggung ke bawah sekitar 3,4 meter. 


Kehadiran icon baru kota Palembang bernama Tugu Belido ini menjadi pengobat rindu. Ini sekaligus memberikan pelajaran bagi generasi mendatang bahwa perburuan besar-besaran tanpa disertai pelestarian akan berdampak pada punahnya hewan tertentu. Makanya kita sebagai generasi muda sudah semestinya melestarikan ikan asli habitat wong kito. Konon ikan ini hanya bisa ditemui di kawasan Asia Tenggara, 

8 comments :

  1. Tugu ini bisa jadi salah satu tempat wisata buat berswafoto kalau main ke Palembang ya.
    Saya baru tahu kalau pempek yang enak itu dari ikan belida ini.

    ReplyDelete
  2. wah keren, waktu aku ke palembang belum ada ini ya, hrs deh ke palembang kayaknya bakal deh nuat melamar calon mantuku

    ReplyDelete
  3. Semoga bisa jadi ikon juga, sayang ... kotor banget sekitarnya banyak sampah :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih. Sungai Musinya juga kotor. Semoga ini didengar oleh Pemkot yaa...

      Delete
  4. wuih..., keren ternyata tugunya ada filosofi

    ReplyDelete

Sharing is caring ! Give your comment here please :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...