Saturday, March 18, 2017

Suka Duka Kuliah di Universitas Terbuka: How I Survive from UT? Part 1

Posted by with No comments
Sebenarnya ini janji lama Molzania nih. Tahun lalu Molzania pernah berjanji akan mengulas pengalaman belajar di Universitas Terbuka. Molzania kuliah selama 4 tahun. Tepatnya di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi. Dari tahun 2010-2015. Sempet cuti kuliah selama setahun. Totalnya selama lima tahun lebih. Jadi pastinya punya segudang pengalaman yang ingin Molzania bagikan tentang kuliah di Universitas Terbuka.

Suka Duka Belajar di Universitas Terbuka
IPK Molzania kuliah di Universitas Terbuka tergolong kecil. Hanya not less not more 2,53. IPK segitu hal yang lumrah di fakultas non-pendas. Dan ini bikin Molzania minder banget sama yang kuliah di universitas normal. Sumpah! Rasanya pengin nangis kalau liat ijazah. IPK kecil itu buat Molzania kesulitan melamar pekerjaan. Sistemnya UT yang buat Molzania menderita. FYI, Molzania sempat kecele juga sih pas dulu memutuskan untuk kuliah disini.

Awalnya kuliah di Universitas Terbuka Molzania pikir sih enak. Dulu di Universitas Terbuka, masih ada TTM. TTM itu semacam kuliah tatap muka biasa. Pas semester 1 dulu, IPK Molzania lumayan mencapai 3,4. Tapi masuk ke semester berikutnya TTM ditiadakan untuk angkatan Molzania. Alasannya karena sepi peminat. Di Palembang mahasiswa UT yang kuliah di Jurusan Akuntansi terbilang sangat sedikit. Kebanyakan berasal dari daerah. Mereka pun ogah masuk jurusan Akuntansi. Mahasiswa UT di Kota Palembang banyak memilih Jurusan Pendidikan Dasar.

It's hard to study when you feels terrible
Source by hanaluthfiahrahman
Kuliah tatap mukanya UT itu lumayan membantu untuk mendongkrak nilai. Persentasenya mencapai 40%. Nilai TTM Molzania itu tergolong gede binggo loh. Nyaris mendekati sempurna alias 90 keatas. Oleh karena itu di ijazah, nilai Molzania pun A dan B untuk mata ujian yang mengikuti TTM. Saran dari Molzania untuk kalian yang lulusan SMU, mau kuliah di UT jangan sia-siakan fasilitas TTM. Ibarat nyawa bagi mahasiswa UT loh TTM itu.

Mulai masuk semester ke 2, TTM hanya untuk mata kuliah Laboratorium Akuntansi. Selebihnya Molzania mesti ngumpulin minimal 20 orang biar bisa ngadain TTM. What? Gimana mau ngumpulin temen segitu banyak. Dulu sewaktu semester 1, yang kuliah bareng-bareng pas TTM saja nggak lebih dari 10 orang termasuk Molzania. Hasilnya sudah bisa ketebak dong. IPK Molzania turun drastis. Hanya mata kuliah Laboratorium Akuntansi yang mendapat nilai A. Selebihnya C atau D sukur-sukur B. 

University Examination
Source by Daily Mail
Sewaktu ikut ujian, Molzania sering sekali mendengar curhatan temen-temen yang juga kuliah di Universitas Terbuka. Hampir semua mengeluh kuliah di UT itu sulit. Banyak diantara teman Molzania memilih keluar dari UT dan pindah ke universitas lain. Atau mereka milih stagnan tetep kuliah di UT dan nggak lulus-lulus hingga saat ini. Buang-buang tenaga dan uang. Beruntung sih Molzania masih bisa survive dari UT walau IPK pas-pasan gitu. Angkatan Molzania sewaktu wisuda itu totalnya hanya 11 orang yang lulus dari prodi Akuntansi di Kota Palembang.

Sulitnya belajar di UT itu banyak faktor yang berhubungan. Dari waktu sekolah dulu, Molzania itu paling anti sama yang namanya matematika. Eh pas kuliah malah memilih jurusan Akuntansi. Belajarnya harus otodidak lagi. Ini yang bikin Molzania merasa terbebani untuk belajar. Saran Molzania berikutnya ialah pilihlah jurusan di UT yang sesuai dengan minat kamu. Jangan asal pilih seperti Molzania wkwk. Walaupun begitu, ternyata ada juga loh kakak tingkat Molzania jurusan yang sama tapi IPK akhirnya 3,4. Kakak tingkat Molzania itu suka sama matematika, jadi doi belajarnya nyantai nggak merasa terbebani.

University Books
Source by The Ubyssey
Salah satu faktor yang membuat Molzania bisa survive di UT ialah koleksi modul. Molzania itu selalu beli modul-modul UT. Seluruh mata kuliah di prodi Akuntansi UT Molzania beli modulnya. Dan Molzania itu usahakan baca dua kali dalam sehari. Setiap modul Molzania usahakan baca habis satu minggu. Kurikulum UT itu hitungannya dua bulan per semester. Nah biasanya Molzania ambil 6-8 mata kuliah dalam satu semester. Satu modul itu jatahnya satu minggu. Mau habis dibaca atau nggak pokoknya jatahnya segitu. Molzania biasa baca modul saat pagi dan malam. Bener-bener kaya makan obat kan, ya? wkwk.

Modul-modul di UT itu satu semesternya kira-kira biayanya sekitar Rp. 500 ribu lebih. Kalau nggak ambil 6-8 mata kuliah per semester nggak mungkinlah Molzania bisa lulus tepat waktu. Total SKS Molzania itu 145. Lumayan banyak juga kan? Kalau diambil-ambilnya seucrit-ucrit untuk mengejar IPK misalnya, Molzania bisa-bisa lulus diatas 10 tahun.

Kuliah itu Butuh Perjuangan
Source by Finances Online
Kuliah di UT itu ada dua pilihan; lulus dengan IPK kecil tapi 4 tahun, atau mengejar IPK tinggi tapi kuliah entah kapan kelarnya. Dan Molzania memilih yang pertama. Ya sudahlah ya nggak papalah IPK kecil-kecil juga. Yang penting Molzania bisa kelar dari S1 dan dapat titel. Paling nanti kerja di perusahaan kecil-kecil dulu yang tidak mementingkan IPK. 

Ada banyak lagi hal-hal yang membuat Molzania sebel. Namun setelah dipikir-pikir, kuliah di Universitas Terbuka nggak melulu nggak enak. Wah bakal panjang nih cerita tentang Universitas Terbuka? Lanjutannya besok-besok saja ya. Nanti bakalan Molzania kupas habis pengalaman Molzania kuliah di Universitas Terbuka. Ditunggu saja ya... ^_^

Comments
0 Comments

0 komentar :

Post a Comment

Sharing is caring ! Give your comment here please :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...