Monday, February 6, 2017

Begini Situasi yang Bakal Dihadapi Vlogger Pemula

Posted by
Molzania punya mainan baru nih bulan ini. Tebak apa? Dari judul sudah kelihatan ya. Molzania mau mengadu nasib di dunia per-youtub-an. Sebenarnya sudah lama memendam hasrat di bidang ini. Namun, baru sekarang kesampaian niatnya. Rencananya channel Molzania nanti mau diisi dengan tutorial photoshop dan aplikasi lainnya. Ya, gak beda-beda jauhlah sama isi blog Molzania. Soalnya ini memang passion Molzania sih.

Suka Duka Menjadi Seorang Vlogger
Credit Red Carpet Biz
Tips buat kalian yang berencana mau jadi vlogger, jangan lupa sesuaikan bidang vlogger kamu dengan yang benar-benar kamu sukai. Diluar sana banyak vlogger yang memiliki spesifikasi tertentu, misalnya di bagian kuliner, gamers, dll. Ini dilakukan agar kita enjoy dalam melakukannya. Dikarenakan menekuni sesuatu bidang itu terkadang melelahkan. Gak cuma vlogger lho, Molzania terkadang juga lelah menjalani profesi sebagai blogger. Lain kali bakalan Molzania bahas deh apa-apa saja kiat mengembalikan mood dalam hal blogging.

Pertama kali Molzania tahu profesi vlogger ini sempat merasa juga sepertinya asyik dan menyenangkan. Bahkan vlogger-vlogger terkenal di luar sana baik yang asal Indonesia maupun luar negeri kelihatan menikmati sekali dunia vloggingnya. Tapi ternyata ngevlog itu tidak semudah yang kalian kira. Semuanya butuh proses. Diantaranya nih urusan mengedit video.

Ini adalah hal yang paling krusial di dunia vlogging. Bagaimana mengkreasikan video agar menarik untuk dilihat adalah tugas utama seorang vlogger. Hal ini tak jarang juga memakan waktu berjam-jam. Di vlog Molzania menggunakan aplikasi Adobe Premiere Pro. Untuk beradaptasi dengan Adobe Premiere Pro, Molzania butuh waktu 3 harian. Beruntung Molzania cukup mahir menggunakan Adobe Photoshop. Ternyata tools Adobe Premiere Pro memiliki banyak kesamaan dengan tools di aplikasi Adobe lain. Yang sudah pandai Adobe Photoshop dan Adobe Flash, pasti langsung familiar dengan tools yang ada disana,

Selanjutnya ialah teknik rendering. Rendering itu menyatukan potongan-potongan video yang sudah diedit dan dikumpulkan dalam satu file menjadi siap untuk ditayangkan. Proses ini lumayan memakan waktu sobat. Pada video pertama Molzania kemarin, hanya memakan waktu tak kurang dari 15 menit. Namun proses renderingnya memakan waktu kira-kira 2 jam. Dan selama proses rendering, laptop kita tak bisa digunakan. Jika dipaksakan, laptop kita akan slow banget responnya. Maka untuk video tutorial di youtube yang memakan waktu 1 jam lebih, mampu ketebaklah lama waktunya ngerender, bisa-bisa memakan waktu semalaman?

Proses Rendering File Youtube
Credit : Molzania.com
Belum lagi proses penguploadan ke youtube. Itu sudah pasti makan waktu sobat. Disesuaikan dengan kapasitas bandwith dan kecepatan internet. Di luar negeri mungkin bisa cepat prosesnya. Lha kalau di negeri tercinta ini? Hikz, sudah menjadi hal yang umum kalau kecepatan internet di Indonesia termasuk lambat. Apalagi jika kita uploadnya pada jam sibuk. Bisa-bisa mati kutu nungguin prosesnya.

Kadang, internet Molzania juga suka mati sendiri. Ada tanda limited di simbol wifinya gitu. Padahal Molzania sudah pakai speedy loh. Kemarin pas proses upload ke youtube, sempat juga mengalami hal ini. Dan tahu nggak? Jaringannya tiba-tiba mati ketika file video sudah 85% terupload. Mana file youtubenya tergolong besar lagi. Ada kali 100 MB lebih. Dan itu butuh waktu 45 menit untuk terupload sampai 85%. Bayangkan kalau tiba-tiba jaringannya terputus lalu filenya corrupt, hingga terpaksa harus mengulang? Ngenes banget coba. -_-

Hantu Vlogger = File Corrupt
Credit by Mr. Geek
Kalo kita ngeblog filenya bisa disimpan dalam hanya beberapa detik. Tapi kalau video, sekali filenya corrupt ya terpaksa harus mengulang dari awal. Makanya banyak vlogger yang hobi ngalong, karena kerjaannya memang sangat berat. Beberapa hari ini Molzania terpaksa ngalong untuk utak-atik Adobe Premiere Pro. Karena pertama kali digunakan, ternyata aplikasinya banyak masalah. Suara videonya tak keluarlah, belum lagi ketika akan masuk proses render, Adobe Media Encoder juga tak bisa digunakan.

Jadi, mesti obrak abrik google buat nemuin solusinya. Alhamdulillah, setelah beberapa hari otak atik, akhirnya suara videonya keluar dengan sendirinya. Padahal sih gak tahu juga apa yang dipencet. Pokoknya utak atik aja dah tuh Premiere Pro. wkwk.

Tadaa... inilah hasil video jadinya. Mari disimak. Belum terlalu berani menggunakan banyak effect sih dikarenakan mau ngetest dulu videonya jadi atau nggak. Setelah dua tiga kali percobaan, nanti baru berani berkreasi hal baru. Gak terlalu bad kan,,, dan inilah perdana suara asli Molzania diviralkan di dunia maya. Semoga kalian suka dengan videonya yaa.. ^_^



Comments
0 Comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...