Thursday, January 15, 2015

Baidu Sahabat Setiaku

Posted by with No comments
Baidu? Apaan tuh? Aku penasaran dengan banyaknya link yang beredar di timeline Facebookku. Beberapa teman mengundangku untuk bergabung dengannya. Sinyal radar kuter milikku langsung berbunyi. Tanpa pikir panjang, aku pun melakukan pendaftaran akun di Baidu UEC.

Tampilan Web Baidu UEC
Ternyata Baidu UEC semacam online working yang mengharuskan kita mengerjakan tugas-tugas yang tersedia. Entah ini program keberapa yang sudah kujalankan. Basis sistemnya berupa kupon. Semakin banyak kupon yang kita miliki, semakin besar peluang hadiah yang dapat kita tukar.

Ceki-ceki di google, Baidu UEC sudah dijalankan di sejumlah negara. Sebut saja Brazil dan Arab Saudi. Projek terbaru Baidu ya di Indonesia. Mungkin karena prospek IT di negeri ini meningkat akhir-akhir ini. Maka Baidu tak ragu untuk membuka Baidu UEC disini.

Baidu sendiri merupakan perusahaan jasa web asal negeri tirai bambu. Kantor pusatnya berada di distrik Haidan, kota Beijing. Beberapa produk Baidu yang mendunia ialah Baidu Antivirus, Baidu Browser, dan lain-lain. Lewat Baidu UEC kita diajak untuk mengenal produk-produk Baidu tersebut. Disana kita berperan sebagai klien yang membantu Baidu untuk terus meningkatkan kualitas produknya.

Contoh Tugas-Tugas Baidu
Pertama kali bergabung sekitar awal September tahun lalu. Itu artinya aku baru bekerjasama dengan Baidu kurang lebih 4 bulan. Tentunya banyak sekali suka duka yang telah kurasakan bersama Baidu. Awalnya aku tidak terlalu tertarik untuk menjalankan tugas-tugas Baidu. Menurutku, tugas-tugas Baidu kebanyakan melibatkan smartphone Android. Aku takut aplikasinya mengandung virus atau malware yang meresahkan. Ujung-ujungnya kinerja smartphoneku memburuk.

Tapi setelah mendengar beberapa testimoni teman-teman kuterku. Hanya butuh waktu satu minggu aku mantap bergabung dengan Baidu UEC. Terlebih setelah hadiah-hadiah yang tersedia bikin ‘mupeng’. Waktu itu, aku hanya mengerjakan tugas kuesioner saja. Tak apalah kupon yang didapat hanya sedikit, pikirku. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit, bukan?

Dari sekian banyak tugas, tugas favoritku ialah UAQ. Itu semacam aplikasi yang harus diinstall di PC atau laptop untuk mendapatkan kupon. Hadiah kupon diatur berdasarkan lamanya penggunaan PC atau laptop kita. Perjamnya dihargai 5 kupon. Ini tugas termudah di UAC. Paling banyak aku bisa mengumpulkan hingga 30 kupon dalam sehari. Sangat lumayan untuk mendapatkan kupon gratis. Sayangnya program UAQ tidak bisa berjalan lama. Paling hanya satu atau dua bulan. Tergantung pihak Baidunya. :(

Akhir September aku berhasil menukarkan hadiah pertamaku. Kutukarkan kupon sejumlah 1680 untuk sebuah micro SD. Untuk mendapatkannya, aku hanya perlu mengerjakan tugas-tugas mudah tanpa melibatkan smartphone. Lagipula sebagai pengguna baru, aku sudah mendapatkan modal awal sebesar 500 kupon.

Setelah penukaran hadiah pertama, aku merasa cemas. Kulihat banyak pengguna lain protes di wall group Baidu. Katanya penukaran hadiah Baidu lama. Malah beberapa diantara mereka ada yang bilang itu hanya hoax. Bingung aku lalu bertanya pada admin group yang orang Chineese asli. Namanya miss Liao.

Miss Liao orangnya baik dan ramah. Keluhanku ditanggapi dengan baik. Kami berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Katanya estimasi penerimaan hadiah lebih kurang tiga bulan. Diluar itu baru boleh kita protes bila hadiah masih tak kunjung sampai. Satu setengah bulan kemudian, hadiahku selamat sampai rumah.

Hadiah Pertamaku Dari Baidu UEC
Akhirnya setelah lama komunikasi, aku pun bersahabat dengan admin Liao. Jika ada waktu luang, aku sering bertukar pikiran dengannya. Dari dulu, aku bercita-cita keliling dunia. Lewat cerita yang sering dibagi miss Liao, aku tahu lebih banyak tentang negaranya. Di sisi lain, aku pun bercerita tentang negeriku Indonesia. Kuharap miss Liao bisa mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat.

Keinginanku terkabul. Akhir tahun lalu, Miss Liao berkesempatan datang ke Jakarta. Meski tak sempat bertatap muka karena terpisah jarak, aku sudah cukup senang. Miss Liao sangat suka dengan Jakarta. Dia ke Jakarta dalam rangka Baidu Gathering Event. Aku yang berada di kota Palembang juga ingin dikunjungi. Kuharap lain kali Baidu bisa berkeliling ke kota-kota di Indonesia. Sehingga miss Liao dapat mengunjungi kota Palembang tempatku berada.

Beberapa waktu lalu, aku mendapatkan masalah dengan Baidu. Link register Baidu milikku disalahgunakan oleh orang lain. Dia menggunakan fake account untuk mendaftar menggunakan linkku. Aku takut kalau-kalau akunku dituduh curang oleh sistem lalu dibanned. Jika dibanned, mau tak mau hasil jerih payah kupon yang sudah kukumpulkan bakalan hangus.

Aku pun mengirimkan inbox dengan miss Liao. Kuharap miss mau mendengarkanku. Ini bukan sepenuhnya kesalahanku. Aku membuat postingan tentang hadiah Baidu dengan menyertakan link register. Tujuannya agar orang percaya kalau Badu itu bukan hoax. Ambil saja poinku, tapi jangan banned akunku, pintaku pada miss Liao.

Untungnya keluhanku didengar. Akunku tak dibanned oleh Baidu, melainkan hanya poin inviteku yang berkurang. Aku menarik nafas lega. Kuucapkan beribu-ribu terima kasih pada miss Laio. Kudoakan semoga orang yang mengerjai akunku tersebut cepat sadar. Perbuatannya sungguh tak elok untuk dilakukan.

Aku berkomitmen menjadi pengguna Baidu yang loyal dan jujur. Selama ini aku tidak pernah mengundang orang untuk bergabung. Aku hanya memposting linkku di blog, lalu kubiarkan. Sejauh ini, poin yang didapat olehku hanya dari pengerjaan tugas. Inviteku hanya satu orang. Namanya Annisa Rahmadina, mungkin pengunjung blogku yang mendaftar.

Kedepannya kuharap Baidu UEC berkenan meningkatkan kualitasnya. Terutama untuk link user yang disalahgunakan oleh orang lain. Ini sangat tidak adil untuk pengguna asli. Mereka sudah susah payah mengumpulkan poin. Sekarang ada semacam ketakutan jika menyebar link di internet. Padahal itu satu-satunya cara untuk mendapatkan pengguna baru. Sekalian untuk promo Baidu di dunia maya. Takutnya malah disalahgunakan seperti tadi.

Kini aku sedang menunggu hadiah kedua. Akhir November lalu aku menukarkan kupon dengan hadiah tongsis. Sekarang targetku adalah mendapatkan kamera Fujifilm atau smartphone baru. Semoga poinku lekas terkumpul.

Oh ya kemarin-kemarin, ada yang mengatakan kalau Baidu UEC tidak akan berumur panjang. Sewaktu-waktu bisa berhenti mendadak. Kuharap info ini tidak benar. Aku menyayangi Baidu UEC. Bukan hanya karena hadiah, melainkan juga karena kebersamaan yang terjalin sesama member. Kudoakan Baidu UEC dapat berumur panjang, sehingga bisa terus menyediakan hadiah dan tugas-tugas menarik bagi para user. Aamiin.


*diikutsertakan dalam mini event : pengalamanku bersama Baidu*
Comments
0 Comments

0 komentar :

Post a Comment

Sharing is caring ! Give your comment here please :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...