Tuesday, October 14, 2014

Terkunci di Lift Bersama Orang Gila

Posted by with No comments
Kisah ini merupakan kisah masa kecilku.  Terjadi sekitar tahun 1999 saat aku masih kelas satu SD. Hari itu merupakan hari ketigaku liburan cawu tiga di Jakarta. Pagi yang indah saat aku mengutarakan keinginanku untuk membeli sebuah donat coklat. Sebagai anak perempuan satu-satunya, permintaanku dikabulkan oleh Mama.

Siangnya, aku pergi jalan-jalan ke Mall Hero di Kebun Jeruk, Jakarta untuk membeli donat di Dunkin Donut. Letaknya yang ada di lantai satu mengharuskan Aku dan mama menaiki eskalator. Setelah sekitar satu jam menikmati tiga buah donat coklat kesayanganku ditambah segelas coklat panas, aku dan Mama akhirnya pulang. Entah angin apa yang merasukiku, muncullah keinginanku untuk naik lift daripada turun dengan eskalator.

Suasana di dekat lift dalam keadaan lengang, hanya ada seorang pemuda berusia sekitar tiga puluhan disana. Dia juga ingin masuk ke dalam lift bersama kami berdua. Awalnya, pintu lit tidak kunjung terbuka, namun setelah pemuda itu memencet tombol lift, lift itu mau terbuka. Kami pun masuk ke dalamnya.

Di dalam lift, Mama memerhatikan gerak-gerik pemuda itu. Dia tampak diam dan melamun memandangi tembok. Terus seperti itu. Mamaku mulai curiga, tepat saat itulah pintu lift terbuka. Dan tebak pemandangan apa yang di depan lift? Bukan pintu keluar, melainkan tembok yang belum dicat. Saat itulah mama akhirnya panik, sementara pemuda yang berada di belakang kami tersenyum-senyum sendiri.

Aku melihat sesuatu di atas lift, disana ada tombol kecil bertuliskan FOR HELP. Kutanya pada Mama apa artinya. Tanpa menjawab pertanyaanku, mama memencet tombol itu. Keluarlah suara seseorang dari pengeras suara, rupanya itu adalah petugas keamanan. Mama mengatakan bahwa kami terkunci di dalam lift. Tak lama kemudian lift pun bergerak lagi, pintu pun kembali terbuka. Muncullah wajah lega dua orang satpam dari balik lift. Mereka semua berkata bahwa lift dalam perbaikan, tapi Mama menyanggah tak ada pemberitahuan sama sekali sebelumnya. Aku, mama, dan pemuda itu pun keluar dari lift. 
Comments
0 Comments

0 komentar :

Post a Comment

Sharing is caring ! Give your comment here please :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...