Friday, June 20, 2014

Menghidupkan Sastra Palembang

Posted by with No comments
Kredit : lindation.blogspot.com

"Tulisan ini diikutkan ke dalam lomba ""Novel Girls in the Dark by Akiyoshi Rikako"


Apa yang kalian pikirkan tentang klub sastra? Membosankan? Kegiatannya paling cuma baca buku atau nulis cerita? Eit, jangan salah ya. Mari kuperkenalkan pada klub sastra paling keren sedunia yaitu Klub Sastra Berbagi.

Sesuai dengan namanya, klub sastra ini bersifat persuasif. Mengajak masyarakat di sekitar untuk mencintai dunia sastra, khususnya dalam hal ini sastra nusantara. Kenapa Molzania memilih sastra nusantara ? Karena sastra kita nggak kalah kok kualitasnya dari luar negeri. Andrea Hirata, Dewi “Dee” Lestari dan Habiburrahman El Shirazy boleh jadi salah satu contoh penulis Indonesia berbakat yang karyanya sudah mendunia.


Spesifikasi sastra nusantara memang terlalu luas untuk dijamah. Jadi, Molzania memilih sastra Palembang sebagai tema yang diangkat ke kegiatan klub Sastra Berbagi. Alasannya karena Molzania sendiri wong Plembang, so jadi lebih merakyat bukan? *cielahh*

Beberapa kegiatan Klub Sastra Berbagi ala Molzania yang menarik, diantaranya:
  • Temu Diskusi dengan Tokoh Sastra Palembang, ini akan jadi sangat menarik. Bayangkan kita bisa belajar langsung dengan tokoh-tokoh sastra asal Palembang yang sudah malang melintang di dunia literasi. Molzania yakin kegiatan ini akan bermanfaat untuk anggota-anggota klub sastra di masa depan. Tidak hanya itu mungkin masyarakat sekitar juga kepingin berpartisipasi juga dalam temu diskusi. Seminar kecil-kecilan ala klub sastra gitu deh...
  • Charity is The Best, tentunya Klub Sastra Berbagi gak akan lengkap tanpa kegiatan beramal. Berhubung mau deket-deket bulan puasa, jadi Klub Sastra Berbagi akan mendatangi panti-panti asuhan atau perpustakaan rakyat untuk bagi-bagi buku gratis. Sumbangan buku-buku bisa dari anggota atau masyarakat sekitar yang ingin menyumbang. Kegiatan yang menyenangkan, sekaligus mendapat pahala, Bukan?
  • The Dul Muluk Show, Teater asli Palembang ini sudah mulai terlupakan. Klub Sasra Berbagi ingin menghidupkannya lagi, tentunya disesuaikan dengan trend perkembangan zaman. Dikemas menarik sehingga The Dul Muluk Show bisa dinikmati oleh semua lapisan usia. Lebih fresh, tapi tidak meninggalkan kesan Bahaso asli Palembang didalamnya.
  • Children Fun N' Tour, namanya juga klub sastra berbagi. Nggak cuma orang dewasa, teman sebaya, anak kecil juga kudu diperhatiin. Kita bisa melakukan hal-hal yang berhubungan dengan sastra disana. Misalnya story telling, permainan interaktif, dan sebagainya. Ceritanya diisi dengan dongeng-dongeng asli melayu yang merupakan akar budaya Palembang. Sebut saja batu belah batu bertangkup, Kisah Si Pahit Lidah, dll. Kegiatan ini bisa juga diatur dengan memanggil anak-anak kecil di sekitar rumah lhoo... Dijamin seru dan menyenangkan.
Nah, ini kegiatan klub sastra seru versiku. Bagaimana denganmu?

Comments
0 Comments

0 komentar :

Post a Comment

Sharing is caring ! Give your comment here please :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...